Topeng Sejarah dari Macam Negara yang Dianggap Menyeramkan

Topeng Sejarah dari Macam Negara yang Dianggap Menyeramkan

Topeng Sejarah dari Macam Negara yang Dianggap Menyeramkan – Topeng adalah benda yang dipakai di atas wajah. Biasanya topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Topeng merupakan salah satu atribut yang biasanya dikenakan di festival atau pesta pada zaman sekarang. Biasanya, sebuah topeng memiliki makna tersendiri bagi setiap penggunanya.

Topeng di kesenian daerah umumnya untuk menghormati sesembahan atau memperjelas watak dalam mengiringi kesenian. Terlepas dari hal tersebut, terdapat beberapa topeng bersejarah dari berbagai negara yang dianggap cukup menyeramkan.

Bentuk topeng bermacam-macam ada yang menggambarkan watak marah, ada yang menggambarkan lembut, dan adapula yang menggambarkan kebijaksanaan. Uniknya, beberapa topeng tersebut kebanyakan digunakan saat festival-festival ternama di negaranya masing-masing. Dikutip dari idn poker mobile Berikut lima topeng bersejarah dari berbagai negara yang dianggap paling menyeramkan.

1. Topeng Krampus, Austria
5 Topeng Bersejarah dari Berbagai Negara yang Paling Seram

Dalam mitologi bagi masyarakat Austria, terdapat istilah Krampus yang menggambarkan perpaduan setan dengan kambing. Terdapat cerita rakyat setempat bahwa Krampus merupakan setan yang kerap menghukum anak-anak nakal. Topeng ini sangat populer saat perayaan Natal yang mana terdapat Festival Krampusnacht.

Nantinya, para penduduk akan memakai topeng Krampus di sepanjang jalanan. Festival ini sering dilakukan oleh masyarakat yang ada di sekitar daerah Aphine. Topeng Krampus sendiri dapat dikatakan cukup menyeramkan, apalagi dengan 2 tanduk atau rambut gondrong yang dipasang di topeng tersebut.

2. Topeng Setan Yare, Venezuela
5 Topeng Bersejarah dari Berbagai Negara yang Paling Seram

Masyarakat Venezuela mempunyai sebuah festival yang bernama festival tari setan Yare. Festival ini sudah dilakukan setiap tahunnya sejak tahun 1743 oleh masyarakat wilayah San Francisco de Yare, Venezuela. Nantinya, akan ada topeng setan Yare yang menjadi atribut wajib yang dipakai oleh para peserta festival.

Dalam filosofi masyarakat setempat, semakin banyak tanduk yang ada di topeng tersebut, topeng tersebut semakin menunjukkan sikap kesetanannya. Pada topeng tersebut, terdapat cukup banyak taring yang membuat topeng tersebut semakin menyeramkan. Festival tari setan Yare pada tahun ini dilaksanakan pada 3 Juli 2021 kemarin.

3. Topeng Junkanoo – Bahamas
5 Topeng Bersejarah dari Berbagai Negara yang Paling Seram

Di Bahamas, terdapat Festival Junkanoo yang dilaksanakan sejak zaman perbudakan di negara tersebut. Festival ini mengingatkan masyarakat setempat akan perlakukan para penjajah yang sangat jarang memberikan hari libur di saat Hari Natal. Saat merayakan festival ini, para masyarakat Bahamas akan mengenakan kostum yang cerah dan sesuai adat di sana.

Salah satu atribut yang paling penting di festival ini ialah topeng Junkanoo. Selain menyeramkan, topeng Junkanoo dapat dikatakan sangat indah karena warnanya yang cerah dan bentuknya yang unik. Selain digunakan saat festival Hari Natal, topeng ini juga digunakan saat perayaan tahun baru.

4. Topeng Festima, Burkina Faso
5 Topeng Bersejarah dari Berbagai Negara yang Paling Seram

Topeng Festima merupakan topeng yang sangat populer bagi masyarakat Afrika. Topeng ini kerap digunakan di berbagai festival yang ada di negara Burkina Faso, Pantai Gading, hingga Senegal. Topeng itu mempunyai arti yang sangat melekat dengan animisme masyarakat setempat yang menggambarkan para leluhur mereka.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, alunan musik dan tarian khas masyarakat sana dan dilengkapi dengan memakai topeng Festima dapat menjadi alat komunikasi dengan para leluhur mereka. Pada dasarnya, bahan dari topeng Festima itu terbuat dari kayu dan daun.

5. Topeng Hari Kematian – Meksiko
5 Topeng Bersejarah dari Berbagai Negara yang Paling Seram

Masyarakat Meksiko mempunyai sebuah festival yang sangat menarik, yaitu Dia de los Muertos atau Hari Kematian. Saat pelaksanaan festival ini, masyarakat Meksiko akan berdandan sangat menyeramkan. Ada juga yang memakai topeng Hari Kematian yang merupakan ciri khas dari festival tersebut.

Dalam filosofinya, festival Hari Kemarian merupakan bentuk rasa syukur atas hidup dan mati dan penghormatan bagi para pendahulu mereka yang berasal dari Amerika Latin. Selain menggunakan topeng Hari Kematian yang menyerupai tengkorak, ada juga para peserta yang mendandani wajah mereka supaya sangat mirip dengan tengkorak sehingga tak perlu menggunakan topeng.