Tata Cara Menguburkan Jenazah yang Baik Menurut Agama Islam

Tata Cara Menguburkan Jenazah yang Baik Menurut Agama Islam

Tata Cara Menguburkan Jenazah yang Baik Menurut Agama Islam – Upacara pemakaman adalah sebuah upacara yang berhubungan dengan penguburan, kremasi, dll, dari jenazah orang mati, atau peringatan penguburan (atau hal sejenisnya). Kebiadaan upacara pemakaman terdiri dari kepercayaan dan praktik yang digunakan oleh sebuah budaya untuk mengenang dan menghormati orang mati melalui berbagai monumen, doa dan ritual.

Kebiasaan tersebut lebih beragam antar budaya dan antar agama dan denominasi – denominasi dalam budaya. Motivasi sekuler umum untuk pemakaman meliputi masa berkabung untuk almarhum, mengenang masa hidupnya, dan memberi dukungan dan simpati kepada yang ditinggalkan. Selain itu, pemakaman sering kali memiliki aspek keagamaan yang ditujukan untuk membantu jiwa almarhum mencapai kehidupan setelah kematian,  kebangkitan atau reinkarnasi.

Mengubur jenazah merupakan prosesi akhir dalam mengurus jenazah, yang memiliki hukum fardu kifayah. Untuk pelaksanaannya, bisa dilakukan siang maupun malam, asal tidak saat matahari terbit, matahari terbenam, ataupun tengah hari. Selain itu, ada tata cara yang perlu diperhatikan dan beberapa larangan Club388 Sabung Ayam yang harus dihindari.

1. Mempersiapkan lubang kubur

Tata cara menguburkan jenazah tentunya diawali dengan mempersiapkan lubang kubur. Menurut ajaran Islam, kedalaman lubang kubur harus setinggi orang yang berdiri di dalam, dengan tangan melambai ke atas.

Sesuaikan lebar kubur dengan ukuran satu dzira atau satu hasta lebih satu jengkal, setara 50 cm. Apabila tanah kubur terasa keras, disunahkan untuk membuat liang lahat dalam lubang kubur.

Bila tanahnya gembur, disunahkan membuat semacam lubang lagi di dasar kubur dengan ukuran yang dapat menampung jenazah. Kemudian, jenazah diletakkan pada lubang tersebut dan bagian atasnya ditutup dengan batu pipih atau papan kayu, lalu ditutup dengan tanah.

2. Cara memasukkan mayat ke dalam kubur

Memasukkan mayat ke dalam kubur juga harus dilakukan dengan tata cara yang baik. Pertama, kamu harus memasukkan kepala mayat dari arah kaki kubur. Letakkan mayat miring ke kanan menghadap ke arah kiblat dengan menyandarkan tubuh sebelah kiri ke dinding kubur supaya tidak terlentang kembali.

Selain itu, para ulama menganjurkan agar setelah dibukakan kain kafan, pipi mayat bisa ditempelkan langsung ke tanah. Simpul tali yang mengikat kain kafan pun dilepas dan membaca doa dengan terjemahan, “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah” (HR. at-Tirmidzi dan Abu Daud).

Namun, bila mayat yang dikubur berjenis kelamin perempuan, dianjurkan untuk membentangkan kain di atas kuburnya pada waktu dimasukkan ke liang kubur. Sedang, untuk mayat laki-laki tidak dianjurkan.

Selanjutnya, orang yang turun ke lubang kubur mayat perempuan sebaiknya bukan orang-orang yang semalam menyetubuhi istri mereka. Setelah mayat sudah diletakkan di liang kubur, dianjurkan untuk mencurahinya dengan tanah tiga kali dengan tangannya dari arah kepala mayat, lalu ditimbuni tanah.

3. Cara menaruh mayat di dalam kubur

Tata Cara Menguburkan Jenazah yang Baik Menurut Agama Islam

Terdapat beberapa ketentuan yang perlu kamu perhatikan dalam menaruh mayat dalam kubur. Misalnya, taruh mayat di tepi lubang sebelah kiblat, setelah itu baru taruh papan kayu atau semacamnya dengan posisi agak condong di atasnya agar mayat tak langsung tertimpa tanah ketika ditimbun tanah.

Dalam hal ini, kamu juga bisa menerapkan cara lain dengan prinsip yang sama, seperti menggali di tengah-tengah dasar lubang kubur. Lalu, taruh mayat di lubang tersebut dan taruh semacam bata atau papan dari semen di atasnya dalam posisi mendatar untuk penahan tanah timbunan.

4. Anjuran saat mengubur dan setelah menguburkan mayat

Setelah mayat sudah ditimbun tanah, kamu boleh memasang nisan sebagai tanda seperti yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Kemudian, bacakan doa agar mayat diampuni dosanya dan diteguhkan dalam menghadapi pertanyaan malaikat.

Selain itu, dalam keadaan darurat, kamu boleh mengubur mayat lebih dari satu dalam satu lubang kubur. Sedangkan, bagi mayat yang berada di tengah laut dan jaraknya amat jauh dari bibir pantai, boleh dikubur di laut dengan cara dilempar ke tengah laut setelah selesai dilakukan perawatan sebelumnya. Di antaranya, setelah dimandikan, dikafani, disalatkan.

5. Hal yang dilarang saat mengubur jenazah

Dalam mengubur jenazah terdapat pula larangan yang perlu kamu perhatikan. Beberapa di antaranya, yakni:

  1. Jangan membuat bangunan di atas kubur
  2. Jangan mengapuri dan menulisi di atas kubur
  3. Jangan menjadikan tempat salat di atas kubur
  4. Jangan duduk di atas kubur dan jangan berjalan di sela-sela kubur dengan memakai alas kaki
  5. Jangan menyembelih binatang di sisi kubur
  6. Jangan melakukan perbuatan-perbuatan di sekitar kubur yang didasari oleh sisa kepercayaan-kepercayaan lama yang tidak ada kebenarannya dalam Islam.

Demikian tata cara menguburkan jenazah yang baik menurut ajaran dari agama Islam.