Spanyol Menangkap Pasangan yang Melakukan Ritual Terlarang

Spanyol Menangkap Pasangan yang Melakukan Ritual Terlarang

Spanyol Menangkap Pasangan yang Melakukan Ritual Terlarang – RitualĀ  adalah sebuah budaya dari sekelompok masyarakat, yang merupakan sebentuk rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk tujuan dan maksud tertentu.

Biasanya, ritual sendiri terangkai dalam berbagai bentuk simbolis di dalam pelaksanaannya dan juga memiliki stratifikasi sifat kesakralan/keseriusan dalam pengertian di dalam kelompok tertentu. Dalam hal ini karena ritual sendiri seringkali dilakukan secara repetitive maupun sesekali saja pada perayaan di kelompok tertentu.

Kepolisian Spanyol menangkap pasangan yang diduga telah melakukan ritual terlarang pada hari Sabtu, 21 Agustus 2021, waktu setempat. Video kegiatan ritual mereka sebelumnya sudah tersebar di media sosial.

1. Mereka menjalani ritual dengan menggunakan berbagai zat terlarang

Dilansir dariĀ The Guardian, pasangan yang diketahui berusia 42 tahun dan 38 tahun ini diduga telah melakukan ritual dengan melibatkan berbagai zat terlarang mulai dari racun katak hingga ayahuasca.

Seperti yang diketahui, ayahuasca adalah tanaman obat tradisional dengan kandungan halusinogen yang dapat meningkatkan penajaman indera dan tanaman ini sendiri menjadi bagian dari budaya asli di Amazon.

Mereka juga diduga menjalankan asosiasi yang melakukan upacara yang melibatkan zat tersebut dengan bayaran sebesar 150 euro atau setara dengan Rp2,53 juta setiap sesinya serta retret akhir pekan juga ditawarkan dengan biaya hingga 350 euro atau setara dengan Rp5,92 juta.

Pihak kepolisian Spanyol mengatakan mereka telah menganalisis video ritual yang diposting tersebut. Menurutnya, klien diamati mengkonsumsi dalam bentuk cair atau menghirup psikotropika yang diberikan kepadanya (pembawa acara) sementara dia menghalangi pernapasan mereka untuk menahan asap di dalamnya lebih lama.

Mereka juga menambahkan sebagai konsekuensi dari praktik ini, klien sering jatuh ke tanah karena mengalami kejang serta mengalami perubahan kesadaran yang serius.

Video yang dirilis itu oleh polisi tampaknya menunjukkan pasangan tersebut memberikan zat kepada seorang pria, mendukungnya saat dia dengan cepat jatuh ke tanah.

Saat pria itu berbaring di lantai, pasangan itu berlutut di atasnya dan dia memainkan alat musik maracas sementara dia menabuh genderang tangan.

2. Saat penggerebekan, kepolisian juga menemukan sampel dari katak Bufo alvarius
Jalani Ritual Terlarang, Pasangan Asal Spanyol Ditangkap

Proses penggerebekan di rumah pasangan itu dan markas asosiasi di dekat kota Alicante, Spanyol menemukan 97 zat yang bertentangan dengan konvensi PBB tahun 1971 mengenai zat psikotroipika.

Mereka juga menemukan katak Bufo alvarius ditemukan di brankas di kamar tidur utama. Seperti yang diketahui, katak tersebut dikenal sebagai katak gurun Sonora, sekresi amfibi yang mengandung zat psikedelik yang dikenal sebagai 5-MeO-DMT, yang telah dipelajari oleh para peneliti medis sebagai pengobatan yang dikhususkan untuk penderita depresi dan kecemasan.

Selain itu, polisi menemukan jamur Amanita muscaria, yang berubah menjadi halusinogen kuat ketika dikeringkan, serta ibogaine, obat dari tanaman yang tumbuh di hutan hujan Gabon serta yang telah dikaitkan dengan memperlambat detak jantung hingga sangat rendah dan tingkat serta berinteraksi dengan sinyal listrik organ.

Pasangan itu dianggap tidak memenuhi syarat lisensi atau pelatihan profesional yang memungkinkan mereka untuk memasok zat psikoaktif atau halusinogen kepada orang-orang.

Atas perbuatannya, keduanya didakwa melanggar Undang-Undang Kesehatan Masyarakat.

3. Penangkapan serupa juga pernah terjadi setahun sebelumnya di Spanyol
Jalani Ritual Terlarang, Pasangan Asal Spanyol Ditangkap

Sebelum penangkapan ini, pada bulan Juni 2020 lalu kepolisian Spanyol telah menangkap 3 orang, termasuk seorang aktor film dewasa terkenal, sehubungan dengan kematian seorang fotografer yang diduga tewas setelah menghirup racun katak selama upacara perdukunan pada saat itu.

Diketahui upacara tersebut telah berlangsung di kota Enguera, Valencia, Spanyol, pada bulan Juli 2019 lalu.

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Spanyol mengatakan 2 orang pria dan seorang telah ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan yang tidak disengaja dan melanggar Undang-Undang Kesehatan Masyarakat.

Ini merupakan hasil dari penyelidikan yang berlangsung selama 11 bulan. Mereka juga memperingatkan bahwa ritual yang dituduhkan jauh lebih berbahaya daripada yang diperkirakan banyak orang.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa upacara itu melibatkan orang-orang yang sangat rentan dan sedang mencari cara alternatif demi menyembuhkan penyakit atau kecanduan tertentu.

Maka ritual dapat dikatakan sebagai sebuah kegiatan yang hanya dapat dimaknai secara serius ataupun biasa saja. Secara pelaksanaannya semua dilakukan berdasarkanĀ rules tertentu, pada pengertian tradisional dapat dikatakan mempunyai nilai dan sifat yang merujuk pada bentuk yang sakral dan kaku, biasanya di dalam masyarakat atau kelompok tradisional memiliki ciri relasi vertikal dan ilahiah.

Namun dalam pengertian modern ritual dapat berupa sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan orientasi horizontal tertentu, tanpa harus terhubung dengan relasi vertikal ke-ilahiah-an itu. Contoh ritual yang paling mudah kita temui di sebagian negara Indonesia adalah tahlilan.