Praktek Kanibalisme yang merasakan Rasa dari Daging Manusia

Praktek Kanibalisme yang merasakan Rasa dari Daging Manusia

Praktek Kanibalisme yang merasakan Rasa dari Daging Manusia – Faktanya, ada banyak Ritual kanibalisme di dunia ini. Ada yang merupakan tradisi atau pun suatu peristiwa yang diciptakan oleh manusi dalam kelompok atau personal. Sama seperti misalnya di daerah Papua Nugini yang di kenal dengan praktek kanibalismenya. Suku Korowai di Papua Nugini diketahui menyantap sesamanya, tapi mereka tidak menganggap dirinya kanibal. Bahkan jasad seseorang yang disantap tidak dianggap sebagai jasad manusia.

Mereka percaya ada jenis dukun tertentu yang dinamai khakhua – yang boleh menyantap isi tubuh ketika korban sedang tidur dan mengganti organ dalamnya dengan debu. Khakhua kemudian membunuh korban dengan menancapkan panah gaib pada jantung korban.Penyihir-peyihir berbahaya itu hidup di kalangan warga suku dalam bentuk manusia. Warga Korowai mengetahui keberadaan khakhua di antara mereka ketika, sesaat sebelum korban meninggal, korban mendapatkan terawangan tentang pelaku pembunuh dirinya.

Warga Korowai pun segera melakukan pembalasan. Warga yang dicurigai sebagai khakhua pun dibunuh dan dimakan. Hal itu dilakukan agar membinasakan arwah si jahat demi melindungi kesucian Club388 Indonesia suku. Ketika ditanyai oleh seorang jurnalis yang berkunjung tentang tindakan kanibalisme karena alasan-alasan lain, seorang warga Korowai menjawab, “Tentu tidak. Kami tidak menyantap manusia, kami hanya menyantap khakhua.”

Terlepas dari itu semua, nyatanya ada beberapa orang yang pernah melakukan kanibalisme di zaman modern ini. Mereka memakan daging manusia dan menjadikannya sebagai santapan yang biasa-biasa saja. Inilah lima kanibal terkenal di dunia dan anggapan mereka mengenai daging manusia.

1. Peter Bryan
5 Kanibal di Dunia dan Anggapan Mereka tentang Rasa Daging Manusia

My London News dalam lamannya memberitakan bahwa seorang kanibal dengan kelainan mental ditangkap oleh polisi di London pada Februari 2004 karena terbukti telah membunuh dan memakan manusia. Sadisnya lagi, pada saat penangkapan, Peter Bryan tertangkap tangan tengah memotong-motong tubuh manusia dan memasaknya di atas kompor.

“Saya memakan otaknya dengan mentega dan itu sangat lezat” kata Peter Bryan kepada pihak kepolisian. Bahkan ia juga mengatakan bahwa daging dan otak manusia rasanya sangat mirip dengan daging ayam.

Sebelumnya, Peter Bryan didiagnosis sakit jiwa oleh dokter pada 1993, setelah ia membunuh dan memakan anak majikannya. Sialnya, ia sempat berhasil kabur dan ditangkap kembali setelah ia mengulangi perbuatan kejinya pada 2004.

Live Science dalam lamannya mencatat bahwa kanibalisme merupakan salah satu tindakan yang bisa saja dilakukan oleh seorang psikopat sejati dan mungkin tidak akan bisa disembuhkan.

2. Tobias Schneebaum
5 Kanibal di Dunia dan Anggapan Mereka tentang Rasa Daging Manusia

Sebetulnya Tobias Schneebaum bukanlah psikopat kanibal yang doyan memangsa daging manusia. Namun, ia pernah bernasib sial pada saat melakukan perjalanan ke pedalaman Peru. Suku Harakmbut merupakan suku pedalaman yang konon ceritanya gemar melakukan praktik kanibalisme. Pada saat Tobias sampai ke tempat suku Harakmbut, ia disambut dengan hangat oleh warga suku.

Namun, di luar dugaan, Tobias juga segera diajak untuk berburu manusia dari suku-suku pedalaman lainnya. Ketimbang nyawa melayang, tentu Tobias menuruti apa kata kepala suku. Di sanalah ia untuk pertama kalinya menyantap daging manusia panggang. Tidak yakin dengan rasanya, Tobias mengatakan bahwa daging manusia mungkin lebih mirip daging babi.

Dicatat dalam laman University of Wisconsin, kesaksian dan pengalaman Tobias pernah ia tuliskan dalam bukunya yang berjudul Wild Man. Tobias juga membuat film dokumenter mengenai pengalaman akan kisahnya selama tujuh bulan berada di tengah-tengah suku pedalaman hutan Peru.

3. Armin Meiwes
5 Kanibal di Dunia dan Anggapan Mereka tentang Rasa Daging Manusia

Seperti ditulis dalam laman Crime and Investigation, seorang psikopat asal Jerman bernama Armin Meiwes dinobatkan sebagai kanibal sejati layaknya karakter fiksi dalam film Hannibal Lecter.

Kasus kanibalisme yang pernah ia lakukan sempat membuat geger dan heboh Eropa pada 2001 lalu. Awalnya, Armin Meiwes memasang iklan untuk mengundang siapa saja yang mau dengan sukarela menjadi korban kanibalisme.

Lalu anehnya, ada seorang bernama Bernd-Jurgen Brandes yang bersedia menjadi korban dan akhirnya terjadilah praktik kanibalisme mengerikan yang akan membuat banyak orang muntah. Meiwes memotong penis milik Brandes dan mereka memakannya secara bersama-sama, sebelum akhirnya Brandes tewas karena kehabisan darah.

Tubuh Brandes dipotong menjadi beberapa bagian dan dikonsumsi oleh Meiwes selama sepuluh bulan berikutnya. Armin Meiwes akhirnya ditangkap dan dipenjara pada 2002 lalu.

Kepada pihak kepolisian dan jurnalis, Meiwes mengaku bahwa rasa daging manusia terasa mirip kombinasi daging sapi dan babi namun dengan dominasi rasa pahit. Selama hidup di penjara, Meiwes berusaha untuk hidup normal dan bahkan menjadi vegetarian. Namun, tentu saja tidak ada yang percaya bahwa ia sudah “sembuh”.

4. Issei Sagawa
5 Kanibal di Dunia dan Anggapan Mereka tentang Rasa Daging Manusia

Pada 1981 lalu, Issei Sagawa telah menembak mati seorang gadis asal Prancis bernama Renne Hartevelt. Sadisnya lagi, Issei memakan daging perempuan tersebut selama dua hari penuh dan ia berhasil menghabiskan seluruhnya.

Laman berita South China Morning Post memberitakan bahwa Issei Sagawa saat ini sudah dibebaskan dan menjadi pembicara sukses di Jepang. Menurut Issei, rasa dan tekstur daging manusia lebih mirip daging sapi dengan kualitas mahal.

Bahkan, bagian paha manusia menjadi daging paling enak dan rasanya tidak bisa disamakan dengan daging-daging lainnya. Saat ini, bisa dibilang bahwa Issei Sagawa menjadi cukup terkenal dan dianggap selebritas dengan pengalaman kanibal. Beberapa kali Issei menulis dan menjadi pembicara untuk keperluan medis dan sains, terlepas dari anggapan miring akan hal itu.

Pengalaman Issei dalam mengonsumsi daging manusia tentu saja mendapat kecaman dari banyak pihak. Namun, sepertinya saat ini ia tengah menikmati masa tuanya dengan damai di tanah kelahirannya.

5. William Seabrook
5 Kanibal di Dunia dan Anggapan Mereka tentang Rasa Daging Manusia

Kisahnya mirip dengan Tobias Schneebaum, namun dalam kasus William Seabrook, sepertinya ia cukup menikmati dan ada unsur penasaran di sana. Dalam bukunya yang berjudul Jungle Ways, William menceritakan kisahnya pada saat ia ke padalaman Afrika dan akhirnya ikut-ikutan menyantap daging manusia di sana. Laman sains Smithsonian Magazine menulis bahwa William juga menjelaskan secara rinci bagaimana rasa dan tekstur dari daging manusia itu.

Menurutnya, daging manusia lebih mirip daging sapi namun dengan tekstur yang lebih lunak, tergantung pada banyak sedikitnya otot. William Seabrook adalah seorang jurnalis yang sedang mengunjungi pedalaman Afrika pada 1920 untuk tesis penelitiannya.

Rupanya, di samping penelitiannya, ia pun cukup penasaran dengan daging manusia dan mencobanya bersama-sama dengan warga suku Afrika. Selain enak, menurutnya daging manusia juga terasa empuk seperti daging sapi muda.