Mitos Kutukan Terhadap Anak yang Terlahir Albino di Tanzania

Mitos Kutukan Terhadap Anak yang Terlahir Albino di Tanzania

Mitos Kutukan Terhadap Anak yang Terlahir Albino di Tanzania – Albinisme  atau albino adalah kondisi yang disebabkan oleh kekurangan atau ketiadaan melanin di dalam tubuh. Penderita albinisme bisa dikenali dari warna rambut dan kulitnya yang terlihat putih atau pucat. Melanin adalah pigmen yang dihasilkan tubuh untuk menentukan warna kulit, rambut, dan iris (selaput pelangi) mata.

Melanin juga berperan dalam perkembangan saraf optik yang memengaruhi fungsi penglihatan. Kekurangan melanin dapat menyebabkan kelainan warna rambut, kulit, dan iris mata, serta mengganggu penglihatan. Marinka Masseus meraih penghargaan fotografi di Belanda atas karyanya “Under The Same Sun” . Marinka mengabadikan potret anak-anak albino di Tanzania.

Marinka berupaya menggugah kesadaran dunia, betapa dalamnya jurang diskriminasi terhadap orang yang idn poker ios terlahir albino di Tanzania. Potret anak-anak polos, namun tersirat dalam raut wajah mereka diskriminasi, derita, dan kesedihan yang mereka alami.

1. Miris, sejak terlahir ke dunia, mereka dianggap sebagai kutukan.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
2. Ibu yang melahirkan anak albino, dipaksa untuk membunuh bayinya.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
3. Jika menolak, ibu dan anaknya akan menjadi orang buangan.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
4. Kehidupan orang albino diwarnai ancaman, teror, dan perlakuan brutal.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
5. Memilukan, banyak anak-anak albino dibunuh dengan sadis.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
6. Miris, kematian mereka dianggap membawa keberuntungan.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
7. Akhirnya banyak anak-anak albino sekarang tinggal di kamp. Meski keadaan hidupnya sangat mengerikan.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
8. Mereka terlahir tanpa pigmentasi pada mata dan kulit. Secara alami sinar matahari adalah ancaman bagi mereka
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan
9. Teriknya tanah Afrika, membuat kulit mereka dengan mudah terbakar, bahkan mengalami kanker kulit.
Kisah Pilu Anak Albino Dibunuh Karena Dianggap Kutukan

Memilukan, sekaligus menggugah rasa kemanusiaan. Albinisme tergolong jarang terjadi. Berdasarkan penelitian, albinisme terjadi pada 1 dari 20.000 kelahiran. Di Indonesia, albinisme lebih dikenal dengan sebutan albino.

Penyebab Albinisme

Albinisme atau albino disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada gen yang berpengaruh dalam produksi melanin. Melanin adalah pigmen yang dihasilkan oleh sel melanosit yang terdapat di mata, kulit, dan rambut.

Mutasi pada gen-gen tersebut menyebabkan produksi melanin berkurang drastis atau bahkan tidak diproduksi sama sekali. Hal inilah yang menyebabkan munculnya gejala albinisme.

Berdasarkan jenis gen yang mengalami mutasi, albinisme terbagi ke dalam beberapa tipe, yaitu:

Albinisme okulokutaneus

Albinisme okulokutaneus merupakan albinisme yang paling umum terjadi. Albinisme tipe ini terjadi akibat mutasi pada salah satu dari 7 gen (OCA1 sampai OCA7). Mutasi pada gen ini menyebabkan penurunan produksi melanin di rambut, kulit, dan mata, serta menurunkan fungsi penglihatan.

Albinisme okulokutaneus terjadi ketika masing-masing orang tua menurunkan satu salinan gen yang bermutasi kepada anaknya. Pola ini disebut dengan autosomal resesif.

Albinisme okular

Albinisme okular terjadi akibat mutasi pada gen di kromosom X. Albinisme okular bisa terjadi jika seseorang memiliki ibu yang menderita mutasi pada gen tersebut. Pola penurunan penyakit ini disebut X-linked recessive.

Hampir seluruh kasus albinisme okular terjadi pada laki-laki. Meski demikian, tipe ini lebih jarang terjadi dibandingkan albinisme okulokutaneus.