Mitos Kepercayaan yang Sering Disampaikan Orang Tua Ke Anak

Mitos Kepercayaan yang Sering Disampaikan Orang Tua Ke Anak

Mitos Kepercayaan yang Sering Disampaikan Orang Tua Ke Anak – Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta dan bentuk topografi, keadaan dunia dan para makhluk penghuninya, deskripsi tentang para  makhluk mitologis, dan sebagainya.

Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Pernah gak saat kamu masih kecil, orangtua memaksamu untuk pulang sebelum jam enam sore atau waktu Maghrib? Namun, kalau kita membantah, andalan orangtua adalah menakut-nakuti dengan sebutan bahwa akan ada setan dan dedemit yang berkeliaran dan menculik kita.

Mulai dari setan, dedemit, kuntilanak, kolong wewe sampai genderuwo. Kepercayaan ini bisa dibilang turun temurun dilakukan. Orangtuamu juga ditakuti oleh generasi sebelumnya dan mereka meneruskannya padamu. Nah, kamu percaya gak dengan hal tersebut?

Sore menjelang malam dipercaya sebagai jam ‘keluarnya setan’.
Apa Benar Setan dan Dedemit Keluar Saat Maghrib? Ini Penjelasannya!

Dalam hadist Nabi, ketika Maghrib, akan banyak setan dan jin yang berkeliaran, dijelaskan bahwa anak-anak dilarang untuk bermain di luar saat matahari terbenam karena setan akan berkumpul dan mencari ‘mangsa’. Selain itu, saat sore hari mulai gelap, maka bayi-bayi harus ditahan karena iblis yang mulai bergentayangan.

Saat malam mulai tiba, maka para iblis dan setan akan lepas. Kemudian, ‘kunci’ rumah tempat iblis itu ditahan pun terbuka. Para setan pun bersamaan menyebar mencari tempat tinggal dan menyebar ke seluruh tempat. Mereka mencari tempat berlindung, seperti wadah dan rumah kosong. Nah, ketika tak menemukan yang kosong, mereka akan mendekati manusia yang masih ada berada di alam bebas (luar rumah).

Anak-anak menjadi sasaran para setan.
Apa Benar Setan dan Dedemit Keluar Saat Maghrib? Ini Penjelasannya!

Para setan tersebut mencari sasaran utama yang merupakan anak-anak, terutama bayi. Setan suka berlindung di tempat yang kotor seperti pada popok bayi yang sudah kotor. Mereka memilih popok karena butuh tempat persembunyian yang kotor.

Contohnya bila anak-anak sedang didekati para setan adalah mereka menangis, menjerit dan bahkan tidak bisa diam secara tiba-tiba. Setan berusaha masuk dan mencari ‘bagian kotor’ dari anak-anak itu, yakni popoknya.

Bukan hanya anak-anak, tapi hewan-hewan juga bisa dirasuki atau jelmaan sang setan.
Apa Benar Setan dan Dedemit Keluar Saat Maghrib? Ini Penjelasannya!

Setan juga mengincar hewan-hewan yang bebas dari perlindungan rumah atau tempat tertutup. Hewan-hewan seperti kucing, anjing bahkan burung bisa dirasuki oleh para setan. Namun, dipercaya juga kalau setan-setan dapat menjelma jadi hewan kalau telah memiliki ‘tingkat’ yang tinggi.

Namun, atas semua kepercayaan tersebut, terdapat penjelasan ilmiah.
Apa Benar Setan dan Dedemit Keluar Saat Maghrib? Ini Penjelasannya!

Sebuah buku berjudul The Science of Shalat yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. H. Osly Rachman, MS menjelaskan kepercayaan tersebut sebagai perubahan alam jadi spektrum cahaya. Warna yang dipancarkan pun berwarna merah. Cahaya diketahui merupakan gelombang elektromagnetis yang punya spektrum warna berbeda-beda.

Kemudian, setiap spektrum memiliki energi, frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda. Maka, ketika Maghrib tiba, terjadi perubahan spektrum warna yang ternyata selaras dengan frekuensi jin dan iblis, yakni merah. Pada saat ini pula, jin dan iblis amat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam.

Terdapat banyak interfensi antar gelombang yang timbul, sehingga penglihatan kita terkadang kurang tajam karena adanya ‘fatamorgana’ yang berwujud iblis. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman  religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan  ajaran dalam suatu komunitas.

Dalam suatu masyarakat dimana mitos itu disebarkan, biasanya suatu mitos dianggap sebagai kisah yang benar-benar terjadi pada zaman purba. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang memiliki dua kategori kisah tradisional: “kisah nyata” atau mitos, dan “kisah dongeng” atau fabel.

Nah, dari penjelasan tersebut menunjukkan kalau setan atau iblis dipercaya ada dan muncul selama Maghrib karena spektrum warna dan ‘kesenangan’ mereka pada malam hari. Percaya? Semuanya kembali padamu lagi deh!