Misteri Besar Mengenai Galaksi Bimasakti yang Belum Ketahui

Misteri Besar Mengenai Galaksi Bimasakti yang Belum Ketahui

Misteri Besar Mengenai Galaksi Bimasakti yang Belum Ketahui – Bima Sakti  atau Bimasakti adalah galaksi spiral yang besar, yang di dalamnya terdapat Tata Surya, tempat planet Bumi beredar mengelilingi matahari. Galaksi Bima Sakti (Milky Way) atau Bimasakti merupakan sebuah galaksi yang terdiri dari banyak gugusan bintang dan planet. Menurut laman The European Space Agency, galaksi yang kita tinggali ini menampung lebih dari 100 miliar bintang dan planet (dan juga tata surya) yang bergerak berdasarkan hukum fisikanya masing-masing.

Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu medium antarbintang, dan materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti. Di alam semesta kita juga diperkirakan memiliki miliaran galaksi dengan berbagai macam karakter, bentuk, dan luas. Jadi, bisa kamu bayangkan ada berapa banyak bintang dan planet yang ada di alam semesta ini, mungkin jumlahnya nyaris tak terbatas. 

Nah, Dikutip dari Daftar Fafaslot kali ini kita akan membahas misteri-misteri yang masih belum terpecahkan tentang Galaksi Bimasakti. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Seperti apa pusat massa dari Galaksi Bimasakti itu?

Seperti yang kita ketahui bahwa Matahari merupakan bintang terbesar di tata surya kita sehingga gravitasinya mampu mengikat dan menjaga planet-planet di sekitarnya untuk mengelilingi Matahari. Nah, pusat massa atau barycenter dari tata surya juga terletak di sekitar Matahari.

Hanya diketahui bahwa massa lubang hitam atau black hole di pusat galaksi berukuran jutaan kali lebih masif ketimbang Matahari. Tapi, apa yang ada di dalamnya masih tetap menjadi misteri sampai detik ini. Banyak ilmuwan berkata bahwa lubang hitam adalah salah satu misteri terbesar di alam semesta kita.

2. Ada kehidupan lain selain di Bumi, bagaimana cara membuktikannya?

Membahas mengenai kehidupan asing atau alien seolah tak ada habisnya. Jika tidak berhati-hati, kita bisa terjebak dalam lingkaran pseudosains (ilmu semu) yang ujung-ujungnya malah menyesatkan. Akan tetapi, meskipun pembuktian tentang alien tersebut dirasa sulit dan bahkan mustahil, belum tentu kehidupan asing tidak bisa ditemukan di Galaksi Bimasakti.

Dalam kesimpulannya, kehidupan alien di Bimasakti sudah ada sekitar 6 miliar tahun lalu atau 8 miliar tahun setelah Galaksi Bimasakti terbentuk. Sedangkan, manusia baru ada sekitar ratusan ribu tahun lalu. Jika memang asumsi ini benar, maka peradaban alien sudah ada jauh sebelum Bumi terbentuk. Tapi faktanya, membuktikan hal ini sangat amat sulit karena galaksi kita yang begitu luas.

3. Galaksi Bimasakti akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda, apa yang akan terjadi?

Dicatat dalam laman Earth Sky, sebuah galaksi bernama Andromeda dianggap sebagai galaksi terdekat dengan Galaksi Bimasakti–berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Sama dengan galaksi kita, Andromeda juga terdiri dari banyak gugusan bintang dan terdiri dari ratusan miliar bintang dan planet.

Ya, hipotesis ilmuwan tersebut didasarkan pada studi dan penelitian yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal pada Agustus 2020 lalu. Kesimpulan dari studi tersebut cukup mengejutkan karena jika memang proses tabrakan atau penggabungan dua galaksi ini sedang berlangsung, maka tak akan ada yang tahu kejadian dahsyat apa yang kelak akan terjadi.

4. Apakah materi gelap ada di Galaksi Bimasakti?

Dalam laman resmi NASA disebutkan bahwa materi gelap atau energi gelap merupakan misteri alam semesta yang hingga saat ini masih terus dipelajari oleh banyak ahli astronomi. Uniknya, di alam semesta kita ada terdapat 68 persen bagian yang terdiri dari energi gelap dan sebagian lainnya merupakan materi gelap.

Pada 2014 lalu, kalangan akademisi dan ilmuwan berhasil memprediksi permodelan astronomi yang berkaitan dengan materi gelap di pusat galaksi. Menurut studinya, materi gelap yang mati akan berubah menjadi materi biasa, di mana proses ini menghasilkan emisi foton yang dapat dideteksi oleh teleskop sinar-X di Bumi. Namun, apa yang terjadi selama materi gelap itu “hidup”, tetap saja menjadi misteri terbesar di galaksi kita ini.

5. Ada kekuatan gaib yang mendorong Galaksi Bimasakti menuju ke zona lain

Ya, kamu tidak salah baca. Faktanya, Galaksi Bimasakti memang terus bergerak dan didorong oleh sesuatu yang tidak tampak. Sebuah jurnal sains yang diterbitkan oleh Institut Astronomi Universitas Hawaii menjelaskan bahwa gerakan Galaksi Bimasakti mulai masif terjadi selama 30 tahun ini.

Kalangan ilmuwan lainnya berpendapat bahwa sejatinya setiap objek di alam semesta memang bergerak sesuai dengan hukum fisika. Khusus untuk gerakan Bimasakti, sebagian ilmuwan meyakini bahwa kekuatan gravitasi (tarik menarik) antara massa galaksi dengan massa cluster galaksi lainnya menjadi salah satu penyebab mengapa galaksi kita bisa bergerak dengan begitu cepat.