Inilah Tempat Legendaris Kisah Cinta Siluman Ular Putih

Inilah Tempat Legendaris Kisah Cinta Siluman Ular Putih

Inilah Tempat Legendaris Kisah Cinta Siluman Ular Putih – Legenda (legere) adalah cerita rakyat yang berisikan tentang tokoh, peristiwa, atau tempat tertentu yang mencampurkan fakta historis dengan mitos. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai “Sejarah” kolektif (folk history).

Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dikenal sebagai kota romantis.

Tak heran julukan Kota Cinta disematkan pada Hangzhou, karena kisah cinta siluman ular putih Bai Suzhen yang jatuh cinta pada manusia, Xu Xian, populer dari sini. Kota Hangzhou juga menjadi asal cerita populer lainnya, yakni legenda Sampek Engtay yang mengisahkan gadis kaya yang mencintai laki-laki rakyat jelata.

1. Pagoda Leifeng jadi tempat Bai Suzhen dipenjara oleh Biksu Fa Hai

Hangzhou Culture Tour: Leifeng Pagoda and Qinghefang Street

Kisah cinta Siluman Ular Putih Bai Suzhen dengan manusia Xu Xian telah populer sejak ribuan tahun lalu.

Cerita ini bermula dari Siluman Ular Putih Bai Suzhen dan Siluman Ular Hijau Xiaoqing yang menyamar menjadi manusia. Mereka mengunjungi Danau Xi Hu atau West Lake dan mendadak turun hujan. Mereka berdua berjumpa dengan Xu Xian di sebuah jembatan rusak di Danau Xi Hu, dan meminjam payung dari laki-laki ini.

Pada pertemuan itu, Bai Suzhen dan Xu Xian jatuh cinta pada pandangan pertama. Kisah cinta mereka berlanjut dan mereka menikah.

Sayangnya, cinta mereka terusik oleh Biksu Fa Hai yang ingin memisahkannya. Pagoda Leifeng ini diyakini menjadi tempat Biksu Fa Hai memenjarakan Siluman Ular Putih Bai Suzhen.

2. Reruntuhan Pagoda Leifeng yang asli
Hangzhou, China - Viewing Leifeng Pagoda through the lens... | Facebook

Pagoda ini mengalami beberapa kali kerusakan dan kebakaran akibat perang dan serangan bajak laut. Pagoda Leifeng yang asli sudah runtuh.

Pada tahun 2000, pemerintah Tiongkok membongkar ruang bawah tanah pagoda ini dan menemukan harta berbentuk koin-koin, patung-patung Buddha dari perunggu dan giok, serta rambut Sakyamuni.

Pembangunan kembali Pagoda Leifeng dilakukan pada tahun 2000 dan selesai pada 2002. Peninggalan pagoda yang asli berbentuk susunan batu bata masih bisa dilihat langsung dari lantai satu dan dua Pagoda Leifeng.

3. Lokasi Pagoda Leifeng dekat dengan Danau Xi Hu
File:Leifeng Pagoda DJI 0592 (2).jpg - 维基百科,自由的百科全书

Dalam legenda Siluman Ular Putih, Bai Suzhen berjumpa dengan Xu Xian di Danau Xi Hu. Pengunjung bisa menikmati pemandangan Danau Xi Hu yang indah dari pagoda ini.

Menurut kisahnya, pasangan suami istri, Bai Suzhen dan Xu Xian, membuka toko obat dan sering membantu orang miskin. Toko obat mereka menjadi sangat terkenal.

Cerita rakyat White Snake Legend ini bahkan menjadi salah satu warisan tak benda skala nasional di Tiongkok. Kisah cinta ini dituturkan dari mulut ke mulut, ditampilkan dalam opera, dan diangkat dalam berbagai versi film.

4. Legenda cinta Bai Suzhen dan Xu Xian terukir mengitari dinding pagoda
Dongyang : Kota Ukir Termasyhur di China - Berita Unik dan Keren

Cinta siluman dan manusia ini tak mudah dan menghadapi cobaan. Biksu Fa Hai berusaha memisahkan pasangan ini. Ia terus berusaha meyakinkan Xu Xian bahwa istrinya adalah siluman.

Pada suatu hari, Xu Xian melihat langsung wujud asli Bai Suzhen yang berbentuk ular. Xu Xian sangat ketakutan ketika menyadari istrinya adalah siluman ular putih.

Kisah cinta pasangan ini terukir di dinding pagoda dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang penasaran akan cinta mereka.

5. Dikelilingi pemandangan alam danau, gunung, dan gedung-gedung kota
Pagoda Cina Guilin - Foto gratis di Pixabay

Dari lantai tiga dan empat pagoda ini, kamu bisa menikmati pemandangan Danau Xi Hu yang dikelilingi pegunungan dan pepohonan yang menyejukkan mata. Gedung dan bangunan pencakar langit Kota Hangzhou pun terlihat dari kejauhan.

6. Pagoda Leifeng dibangun untuk selir raja
West Lake dan Pagoda Leifeng, Saksi Bisu Tragedi si Ular Putih yang  Melegenda - Boombastis

Pagoda Leifeng merupakan pagoda perunggu warna-warni tertua di Tiongkok.  Sebenarnya, menurut sejarah, Pagoda Leifeng dibangun pada tahun 977 oleh Raja Qian Chu asal Kerajaan Wu Yue dari Dinasti Song Utara (960-1127).

Pagoda dibangun untuk merayakan kehamilan selir kesayangannya Huangfei. Nama asli pagoda Buddha yang dibangun di Bukit Xi-zhao ini adalah Pagoda Huangfei.

Namun dibandingkan kisah cinta raja dan selirnya, legenda tentang siluman ular putih malah lebih populer dikaitkan dengan pagoda, sehingga berganti nama menjadi Pagoda Leifeng.

7. Kubah dengan stupa kecil-kecil yang disepuh dengan emas
Piececool PAGODA LEIFENG P100 RKG Sunset Cahaya di Pagoda Leifeng 3D Logam  Perakitan Model Mainan puzzle Jigsaw 2018 Baru kedatangan|Teka-teki| -  AliExpress

Pagoda Leifeng yang baru ini berbentuk oktagonal dengan tinggi 72 meter. Terdiri dari dua lantai di bagian bawah, lima lantai tubuh pagoda, serta puncak pagoda. Pagoda ini memiliki diameter 28 meter, dan luas area pagoda mencapai 3.133 meter persegi.

Setiap lantai di tubuh pagoda ini menampilkan beragam informasi menarik untuk pengunjung. Selain kisah White Snake Legend, terdapat pula mural mengenai pembangunan pagoda pada masa Kerajaan Wuyue di lantai lainnya. Puisi dan esai mengenai Pagoda Leifeng pun ada.

Kubah pagoda memiliki 2002 buah stupa kecil yang disepuh emas. Hal ini membuat pagoda semakin tampak mewah.

8. Pemandangan indah di sekeliling danau
Foto gratis: Guilin, Menara Kembar Matahari dan bulan, pagoda Shwedagon  pagoda perak, Danau Cedar | Hippopx

Setelah mengunjungi Pagoda Leifeng, wisatawan dapat mengunjungi Danau Xi Hu yang terletak tak jauh dari pagoda. Kapal-kapal hilir mudik di sini. Pengunjung bisa memilih berbagai jenis kapal untuk menyeberangi danau ini, baik kapal dayung, atau motor boat.

9. Kapal-kapal bergaya klasik menambah kesan eksotis
30 Atraksi Wisata Terbaik Di China - Touropasia

Kapal-kapal bergaya klasik khas Tiongkok yang terbuat dari kayu membuat perjalanan menjadi semakin eksotis. Menurut kisahnya, Danau Xi Hu ini pernah dibuat meluap oleh Bai Suzhen saat bertarung melawan Biksu Fa Hai yang jahat.

10. Pemandangan kota Hangzhou dari Danau Xi Hu

7 Destinasi Wisata yang Menakjubkan di Kota Hangzhou, Tuan Rumah Asian  Games 2022 Nanti!

Pengunjung yang berwisata ke West Lake atau Danau Xi Hu ini bisa melihat gedung-gedung di Kota Hangzhou yang berjajar rapi. Saat terbaik mengunjungi Hangzhou dan berbagai objek wisata di sini adalah musim semi dan musim gugur.

11. Berjalan menyusuri Danau Xi Hu di bawah pohon maple yang mulai mengering
Nggak cuma Shanghai, 5 foto ini bukti Hangzhou worth to visit

Kawasan Danau Xi Hu memiliki luas area sekitar 49 kilometer persegi. Sedangkan, luas perairannya 6,38 kilometer persegi.

Memasuki musim gugur pada November, udara jadi lebih sejuk. Daun-daun pohon maple di kawasan danau ini berubah menguning dan memerah. Pemandangan jadi semakin memesona dan romantis.

Wisatawan bisa menyusuri pinggir Danau Xi Hu dan menikmati santapan di restoran maupun kaki lima di sepanjang jalan. Juga berfoto di berbagai spot menarik yang sangat Instagramable.

Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor.

Menurut Buku Sari Kata Bahasa Indonesia, legenda adalah cerita rakyat zaman dahulu yang berkaitan dengan peristiwa dan asal usul terjadinya suatu tempat. Contohnya: Sangkuriang, Batu Menangis, dan Legenda Pulau Giliraja.