Inilah Sederetan Tradisi Unik Dunia Demi Mendapatkan Jodoh

Inilah Sederetan Tradisi Unik Dunia Demi Mendapatkan Jodoh

Inilah Sederetan Tradisi Unik Dunia Demi Mendapatkan Jodoh -Perjodohan berbeda dalam sifat dan lama waktu dalam tahap perkenalan pertama dan pertunangan. Dalam sebuah perjodohan yang hanya “sebatas perkenalan”, atau juga disebut pernikahan semi-perjodohan atau pernikahan yang dibantu, orang tua atau wali memperkenalkan pasangan yang menurut mereka cocok. Sejak saat itu, terserah kepada dua individu yang terlibat untuk mengembangkan hubungan dan membuat pilihan akhir.

Tidak ada jangka waktu yang ditetapkan. Adat ini semakin umum di Jepang, sebagian Amerika Latin dan Afrika, Asia Selatan dan Asia Timur. Jodoh menjadi perbincangan yang menarik di kalangan anak muda. Sebagian orang justru menggangap jodoh menjadi sebuah masalah, terlebih untuk orang sudah mencapai usia matang. Ada yang mudah menemukan jodoh, ada pula yang kesulitan untuk mendapatkankannya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan jodoh. Bisa berusaha sendiri dan pasrah pada idn poker ios Tuhan, tidak jarang pula minta tolong orang lain mencarikan jodoh. Nah, ternyata di beberapa negara ada tradisi yang dilakukan untuk memperoleh jodoh. Berikut lima tradisi unik untuk mendapatkan jodoh!

1. Kontes ketampanan
5 Tradisi Perjodohan Paling Unik di Dunia, Ada yang di Indonesia Juga!

Kontes ketampanan merupakan salah satu tradisi yang ada di Suku Dhabi, Afrika. Di suku ini terbilang unik, sebab ketampanan menjadi salah satu yang sangat dipuja. Bahkan pria bisa lebih lama berdandan dibandingkan wanita.

Bila ingin mengikuti kontes ini syarat utamanya ialah sudah berusia dewasa dan memiliki paras tampan. Pemenang kontes bisa langsung memilih wanita sesuai keinginan, bahkan boleh memilih wanita yang sudah bersuami. Gimana, berminat untuk ikut kontesnya?

2. Gubuk cinta

5 Tradisi Perjodohan Paling Unik di Dunia, Ada yang di Indonesia Juga!

Keunikan tradisi ini dimiliki oleh Suku Kreung di Kamboja. Ayah yang memiliki anak gadis akan membuatkan sebuah gubuk yang diberi nama “gubuk cinta”. Gubuk ini dibuat dari bambu dan akan ditempati anaknya. Ini merupakan sebuah fasilitas agar anaknya menemukan pria yang menjadi jodohnya.

Sedangkan pria akan memasukinya untuk bermalam di gubuk tersebut. Hal itu dilakukan sampai sang gadis menemukan pria yang dicintainya. Wah, kamu mesti pengen daftar jadi kandidat gubuk cinta, ‘kan?

3. Marriage Market
5 Tradisi Perjodohan Paling Unik di Dunia, Ada yang di Indonesia Juga!

Di Shanghai, tenyata pasar tidak hanya menjual kebutuhan pokok saja, namun jodoh juga bisa ditemukan di sana. Bila seseorang ingin menemukan jodoh, pergilah ke pasar ini di hari Sabtu/Minggu siang. Pasar akan dipenuhi oleh orang tua dan anak.

Pada waktu itulah “Marriage Market” digelar, semua yang berkunjung bisa melihat profil pria dan wanita yang mencari jodoh. Semuanya akan digambarkan dalam bentuk poster yang dapat dilihat semua orang yang ada dipasar. Lha, kok malah seperti diobral ya?

4. Gypsy Bride Market
5 Tradisi Perjodohan Paling Unik di Dunia, Ada yang di Indonesia Juga!

Di Bulgaria ada sebuah desa Strata Zagora yang mengadakan tradisi unik yang disebut “Gypsy Bride Market” atau pasar pengantin. Saat acara dimulai wanita akan dipamerkan untuk kemudian dipilih pria yang akan menjadi pasangannya.

Namanya pasar pasti ada proses transaksi jual beli. Jadi pria akan menawar wanita yang dipilihnya. Pihak wanita tidak bisa menolak, keputusan sepenuhnya berada di pihak orang tua dari wanita. Bila kamu berminat, pasar ini setahun dibuka sebanyak empat kali.

5. Omed-omedan
5 Tradisi Perjodohan Paling Unik di Dunia, Ada yang di Indonesia Juga!

Bila tidak ingin jauh-jauh, ternyata di Indonesia juga ada. Di Bali ada sebuah tradisi yang bernama “omed-omedan”. Ketika tradisi digelar, kamu bisa menemukan jodohmu. Namun, ada syarat yang harus kamu penuhi sebelum mengikuti tradisi tersebut.

Tradisi yang diadakan setelah Nyepi ini hanya diikuti oleh pria dan wanita single dan belum menikah usia 17–30 tahun. Nah, bila kamu memenuhi syarat dan ingin ikut omed-omedan langsung saja ke sana. Dijamin kamu tidak akan jomblo lagi!

Tradisi-tradisi tadi hanyalah sebagai usaha untuk memperoleh jodoh. Kalau sudah berusaha, tetap Tuhanlah yang menentukan. Jadi, jangan galau melulu, ya jika kamu belum kunjung bertemu jodoh.

Perjodohan adalah jenis ikatan pernikahan dimana pengantin pria dan wanitanya dipilih oleh pihak ketiga dan bukan oleh satu sama lain. Hal ini adalah norma di seluruh dunia sampai abad ke-18.

Di zaman modern, perjodohan terus berlangsung di lingkungan kerajaan, keluarga aristokrat  (bangsawan) dan kelompok etnis minoritas di negara maju; di tempat lain, perjodohan adalah umum di Asia Selatan, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin, Asia Tenggara dan sebagian Asia Timur. Kelompok lain yang masih mempraktikkan kebiasaan ini termasuk Gereja Unifikasi.