Inilah Manfaat Puasa Mutih untuk Kesehatan Tubuh & Resikonya

Inilah Manfaat Puasa Mutih untuk Kesehatan Tubuh & Resikonya

Inilah Manfaat Puasa Mutih untuk Kesehatan Tubuh & Resikonya – Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan dengan tidak makan atau minum semua hal kecuali nasi putih dan air putih. Biasanya puasa ini dikenal di lingkungan penganut kejawen dan praktisi supranatural dengan tujuan/kepentingan tertentu seperti mendapatkan ilmu gaib, keberhasilan hajat dan lain-lain.

Apabila seseorang telah terbiasa melakukan puasa, getaran tubuh fisik dan eteriknya akan meningkat sehingga seluruh racun,energi negatif dan makhluk eterik negatif yang ada di dalam tubuhnya akan keluar dan tubuhnya akan menjadi bersih. Setelah tubuh bersih, maka roh-roh suci pun akan datang dan menyatu dengan diri untuk membantu kehidupan nya dalam segala hal.

Dari segi spiritual metafisik, puasa idn poker ios mempunyai efek yang sangat baik terhadap tubuh dan pikiran. Puasa dengan cara supranatural mengubah sistem molekul tubuh fisik dan eterik dan menaikkan vibrasi/getarannya sehingga membuat tubuh lebih sensitif terhadap energi/kekuatan supranatural sekaligus mencoba membangkitkan kemampuan indra keenam seseorang.

1. Dilakukan secara turun-temurun, inilah filosofi dari puasa mutih
Kental dengan Tradisi, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Puasa Mutih

Secara umum, makna dari puasa mutih adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Puasa mutih berasal dari istilah Jawa yang berarti putih. Hal ini disambungkan dengan kata memutihkan, yang diharapkan dapat memberikan keberkahan sesuai dengan makna warna putih itu sendiri.

Selain itu, secara filosofis, orang yang melaksanakan puasa mutih ini juga diharapkan dapat menjadi putih hatinya dan bersih jiwanya.

2. Lantas, apa, sih, puasa mutih itu?
Kental dengan Tradisi, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Puasa Mutih

Sesuai dengan namanya, puasa mutih adalah sebuah ritual yang mengubah pola makan, sehingga hanya mengonsumsi nasi putih dan air mineral. Kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu, tanpa mengonsumsi lauk apa pun.

Biasanya, masyarakat melakukan puasa mutih dengan durasi yang berbeda, dimulai dari 3 sampai 40 hari, tergantung pada tujuan serta niat dari puasa tersebut.

3. Adakah manfaat puasa mutih untuk kesehatan?
Kental dengan Tradisi, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Puasa Mutih

Belum ada penelitian medis yang akurat mengenai manfaat kesehatan dari puasa mutih. Dari segi kesehatan, puasa mutih dipercaya dapat membuat asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh jadi lebih maksimal, karena tidak diiringi dengan gula ataupun lemak, sehingga energi yang dihasilkan pun lebih optimal.

Selain itu, secara tradisi, kelompok masyarakat tertentu meyakini bahwa puasa mutih dapat membantu untuk mencegah bala serta meningkatkan kekuatan indra keenam.

4. Cukup mudah, begini tata cara puasa mutih
Kental dengan Tradisi, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Puasa Mutih

Tata cara puasa mutih hampir mirip seperti puasa-puasa lainnya, meskipun puasa mutih tidak masuk ke dalam ajaran agama apa pun.

  • Pertama, membaca niat puasa mutih pada malam hari
  • Lalu, diperkenankan untuk melaksanakan sahur. Jika tidak sempat, boleh tidak sahur asalkan sudah membaca niat puasa mutih sebelum tidur
  • Kemudian, berpuasalah dari terbitnya fajar hingga terbenam
  • Pada siang hari, boleh makan dan minum namun hanya dengan air putih atau nasi putih saja
  • Terakhir, berbukalah ketika matahari terbenam

Nah, itulah tata cara yang umum dilakukan dalam puasa mutih. Namun, hal ini juga dapat dimodifikasi sesuai dengan yang dianjurkan dan diarahkan oleh guru masing-masing.

5. Perlu diwaspadai, ini potensi risiko puasa mutih bagi kesehatan
Kental dengan Tradisi, Ternyata Ini Manfaat Kesehatan Puasa Mutih

Puasa mutih ternyata memiliki dampak yang cukup berbahaya jika dilaksanakan dalam jangka waktu yang lama.

Seperti kita ketahui, nasi putih tergolong biji-bijian, yang artinya tidak mengandung nutrisi makro dan mikro dan konsumsinya yang terlalu tinggi bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi penting. Ini karena nasi putih tinggi akan karbohidrat dan bikin cepat kenyang, dan tidak menyisakan tempat di perut untuk protein dan lemak.

Selain itu, menurut laporan dalam jurnal BMC Public Health tahun 2017, makan nasi putih setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Ada pula peningkatan risiko penyakit jantung pada orang-orang yang rutin mengonsumsi nasi putih, menurut sebuah studi dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2015.

Melansir Harvard Health Publishing, nasi putih mengandung kadar indeks glikemik yang tinggi, yang artinya menyebabkan peningkatan gula darah. Beberapa studi telah mengaitkan makanan indeks glikemik tinggi dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Selain itu, puasa mutih dilakukan dalam jangka waktu lama, tubuh akan kekurangan nutrisi lainnya seperti protein, lemak, vitamin, mineral, hingga antioksidan. Ingat, cuma mengandalkan nasi putih dan air putih saja tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya. Bisa-bisa daya tahan tubuh menurun, penyakit pun lebih mudah menyerang.

Apapun nama dan pelaksanaan puasa, bila puasa dilakukan dengan niat yang tulus, maka tak mungkin akan membuat manusia yang melakukannya celaka. Bahkan, secara medis dapat dibuktikan bahwa puasa memberikan efek yang baik bagi tubuh, terutama untuk mengistirahatkan oragan-oragan pencernaan.

Intinya adalah ketika seseorang berpuasa dengan ikhlas, maka orang tersebut akan terbersihkan tubuh fisik dan eteriknya dari segala macam kotoran. Nah, itulah penjelasan mengenai puasa mutih, mulai dari potensi manfaat puasa mutih beserta risikonya bagi kesehatan. Bila kamu tertarik melakukannya, lakukanlah dengan cara yang benar dan tidak disarankan untuk puasa terlalu lama.

Agar lebih aman, konsultasikan ke dokter sebelum menjalankan puasa ini agar pola makan bisa diatur dan tidak membahayakan kesehatan, khususnya bila ada kondisi medis tertentu.