Inilah Fakta Tentang Bulan yang Ternyata Menyeramkan Lho

Inilah Fakta Tentang Bulan yang Ternyata Menyeramkan Lho

Inilah Fakta Tentang Bulan yang Ternyata Menyeramkan Lho – Bulan adalah  satelit alami Bumi satu-satunya dan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya, dengan diameter 27%, kepadatan 60%, dan massa ​181 (1.23%) dari Bumi. Di antara satelit alami lainnya, Bulan adalah satelit terpadat kedua setelah Io, satelit Jupiter.

Bulan berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekat ditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol. Bulan adalah benda langit yang paling terang setelah Matahari. Membangun kehidupan di planet lain menjadi misi impian banyak ilmuan. Saat ini, beberapa badan antariksawan seperti NASA bahkan sedang mempersiapkan manusia untuk dikirim ke planet Mars dan tinggal di sana.

Namun jauh sebelum gagasan tinggal di planet merah muncul, tidak sedikit dari para ilmuan yang berharap manusia bisa membangun kehidupan di Bulan. Dibandingkan dengan Mars, lokasi Bulan memang jauh lebih dekat, sehingga gagasan untuk tinggal di Apk Poker 77 sana terdengar jauh lebih masuk akal. Nyatanya, walaupun jaraknya cukup dekat, dan terlihat aman, Bulan adalah tempat yang mengerikan bagi manusia untuk membangun kehidupan.

1. Bulan tercipta dari sebuah tabrakan hebat
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Bulan memang merupakan satu-satunya satelit Bumi, tapi nyatanya Bulan sendiri tidak memiliki ikatan apalagi kemiripan dengan Bumi kita. Ini karena, Bulan tidak benar-benar berasal dari Bumi. Jadi sekitar 4,53 miliar tahun yang lalu, sebuah planet seukuran Mars bernama Theia menabrak Bumi kita.

Beruntungnya, Bumi kita sangatlah tangguh. Dan walaupun tabrakan itu menimbulkan kerusakan yang cukup parah bagi Bumi, namun itu tidak sampai membuat Bumi hancur. Sebagai gantinya, Theia-lah yang hancur. Puing-puing Theia lantas terjebak gravitasi Bumi hingga akhirnya membentuk Bulan seperti yang kita lihat sekarang.

2. Bukan hanya Bumi yang kotor, Bulan kita juga sebenarnya dipenuhi sampah
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Sampah ternyata bukan hanya memenuhi permukaan Bumi, bahkan jika kamu berhasil mendarat di Bulan pun, kamu akan menemukan beberapa sampah yang biasa kamu temukan di Bumi. Mulai dari satelit rusak, puing-puing roket, kamera, cermin, bola golf, ransel bahkan juga sebuah foto keluarga.

Kebanyakan sampah yang ada di Bulan merupakan puing pesawat tanpa awak atau roket yang digunakan untuk meneliti Bulan. Sedangkan sampah lain berupa kamera, bola golf, dan foto adalah barang-barang yang sengaja ditinggalkan oleh para astronaut ketika mereka berkunjung ke Bulan dalam misi Apollo. Tidak tanggung-tanggung, jika dikumpulkan semua sampah ini bisa mencapai berat 200 ton lho!

3. Ada jejak kaki di permukaan Bulan kita
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Hingga saat ini, Bulan memang tidak dihuni oleh siapa pun. Anehnya, meski tidak ada siapa-siapa, tapi ada jejak kaki di sana. Tenang, jejak kaki ini bukanlah jejak kaki alien melainkan milik astronaut NASA dalam misi Apollo 11 pada Juli 1969. Pertanyaannya, bagaimana jejak kaki itu bisa tetap ada sampai sekarang? Ini karena Bulan tidak sama seperti Bumi. Di sana tidak ada air, ataupun angin yang bisa menghapus jejak kaki tersebut.

4. Juga sebuah kuburan manusia
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Selain jejak kaki, di Bulan juga terdapat sebuah kuburan. Lagi-lagi, itu bukan kuburan alien melainkan kuburan bernama Eugene Shoemaker, seorang ahli geologi Amerika Serikat yang juga berjasa untuk astronomi dunia. Eugene dan istrinya, Carolyn berhasil menemukan komet Shoemaker Levy 9 yang menabrak Jupiter pada 1994 lalu.

Tidak berhenti sampai di situ, Eugene juga terlibat dalam misi Lunar Ranger pada tahun 1965, bahkan menjadi salah satu kandidat kuat dalam misi Apollo ke Bulan, sebelum didiskualifikasi karena penyakit Addison yang dideritanya. Eugene Shoemaker meninggal pada 18 Juli 1997 dalam sebuah kecelakaan di Australia.

Atas semua jasanya, NASA kemudian mengirim 1 ons dari abu kremasi Eugene untuk di kuburkan di wilayah kutub selatan Bulan. Abu itu dibawa dengan menggunakan pesawat luar angkasa Lunar Roger yang pernah dirancang Eugene semasa hidup.

5. Diam-diam, Bulan mulai menjauhi Bumi
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Jika dilihat dari Bumi, Bulan merupakan benda langit paling terang kedua setelah matahari, sekaligus jadi tetangga terdekat Bumi. Maklum, jarak Bulan hanya sekitar 384.000 km dari Bumi kita. Walaupun terhitung dekat, kenyataannya Bulan tidak akan terus-terusan berada di dekat Bumi.

Buat kamu yang belum tahu, Bulan diam-diam bergerak sejauh 4 sentimeter setiap tahunnya. Pergerakannya memang tidak besar, tapi jika terjadi terus-terusan, jarak antara Bulan dan Bumi akan semakin jauh.

Kabar baiknya, setelah 50 miliar tahun menjauh, Bulan akan kembali mendekat. Sayangnya ketika moment itu tiba, kemungkinan manusia sudah punah sehingga kita tidak akan bisa menyambut kembalinya Bulan ke pelukan Bumi.

6. Bulan purnama ternyata membuat manusia susah tidur
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Banyak mitos yang beredar tentang Bulan. Salah satu yang populer adalah, bulan purnama dapat mengubah seseorang menjadi manusia serigala. Tentu saja mitos itu sama sekali tidak benar. Tapi bukan berarti Bulan tidak mempengaruhi manusia sama sekali. Meski Bulan tidak bisa mengubah seseorang jadi manusia serigala, Bulan dapat membuat seseorang kesulitan tidur.

Dilansir dari science.time.com, tim peneliti dari Universitas Basel di Swiss pernah melakukan percobaan pada 33 sukarelawan pada tahun 2000 lalu. Selama tiga tahun, para relawan ini tidur di sebuah ruangan yang dibuat senyaman mungkin untuk tidur. Hasilnya, selama bulan purnama sukarelawan ini membutuhkan waktu lima menit lebih lama untuk tidur, dan tidur 20 menit lebih sedikit dari waktu biasanya.

7. Gempa besar juga sering terjadi di Bulan
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Senasib dengan Bumi, gempa besar juga seringkali terjadi di Bulan kita. Gempa Bulan sendiri bisa terjadi karena beberapa hal. Mulai dari inti Bulan yang mendingin dan menyebabkan pergeseran kerak, hingga ulah dari Bumi.

Dilansir dari mentalfloss.com, gravitasi yang dimiliki Bumi juga kadang mengganggu Bulan hingga menyebabkan terjadinya sebuah gempa. Penyebab gempa lainnya adalah karena perubahan suhu siang dan malam yang terlalu drastis. Terakhir, gempa juga bisa disebabkan karena adanya tabrakan dengan meteor yang jatuh ke permukaan Bulan.

8. Saat ini, Bulan dalam keadaan babak belur
Dipenuhi Sampah dan Kuburan, Ini 8 Fakta Menyeramkan Seputar Bulan

Dari Bumi, Bulan terlihat cantik, apalagi kalau sedang purnama. Tapi kalau kamu mendarat di permukaan Bulan, kamu akan tahu bahwa Bulan tidak semulus seperti yang kita lihat dari Bumi. Perlu kamu tahu, Bulan juga memiliki atmosfer.

Di Bumi, atmosfer itu sanggup melindungi manusia dari resiko kejatuhan meteor. Sayangnya, atmosfer Bulan terlalu tipis untuk melindunginya dari resiko tabrakan dengan benda langit lain. Akibatnya, hampir seluruh permukaan Bulan dipenuhi oleh ‘luka’ berupa kawah besar hasil tabrakan.

Dibandingkan dengan planet lain di Tata Surya, Bulan memang jauh lebih dekat dari Bumi. Sayangnya, lokasi Bulan tidak lantas membuat satelit Bumi ini layak untuk dijadikan tempat tinggal, setidaknya untuk saat ini.

Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair. Sejak zaman kuno, posisinya yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya, termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan dan pemanjangan waktu pada hari di Bumi.