Fakta Menarik Tentang Desa Trunyan dengan Pemakaman Mistis

Fakta Menarik Tentang Desa Trunyan dengan Pemakaman Mistis

Fakta Menarik Tentang Desa Trunyan dengan Pemakaman Mistis – Terunyan atau Trunyan adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, provinsi Bali, Indonesia. Indonesia memang memiliki banyak tempat horor nan mistis yang sering banget dikunjungi. Salah satunya adalah desa Trunyan yang ada di Bali, Indonesia ini. Lalu, fakta apa saja sih tentang desa Trunyan ini?

Terunyan terletak di dekat Danau Batur. Desa Trunyan yang berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli ini merupakan salah satu desa tertua yang ada di Pulau Dewata. Ya, desa ini terkenal dengan tradisi pemakamannya yang unik.

Orang-orang mati di Desa Trunyan dikuburkan secara terbuka di bawah pohon dan diletakkan begitu saja diatas tanah. Berikut 5 fakta menarik tentang Desa Trunyan.

1. Trunyan diambil dari nama pemakaman
Tradisi pemakaman desa Trunyan Bali

Nama Trunyan memang merupakan nama sebuah pemakaman yang ada di Desa Trunyan. Jika pada umumnya pemakaman selalu identik dengan peti mati atau kain kafan, berbeda dengan kuburan di pemakaman Trunyan ini.

Mayat yang meninggal di Desa Trunyan hanya diletakkan saja di atas tanah, sedangkan anggota keluarganya hanya memberikan pagar bambu dan sesaji di samping jenazah tersebut.

2. Mayatnya tidak berbau busuk
Habisi Nyawa Ibunya Sendiri, Gadis 19 Tahun Tinggal Bersama Mayat sang Ibu  yang Membusuk di Bak Mandi, Tetangga Tak Curiga Walaupun Bau Busuk  Menyelimuti Rumahnya Selama 4 Bulan

Biasanya, mayat yang dikuburkan ditempat terbuka dan diletakkan begitu saja lama-kelamaan akan mengeluarkan bau busuk di daerah sekitar. Tetapi itu tidak berlaku di pemakaman Trunyan ini.

Di Desa Trunyan, terdapat pohon besar di tengah pemakaman yang konon dapat menyerap bau busuk dari mayat-mayat itu. Nama asli pohon itu adalah Taru Menyan. Di mana dalam bahasa setempat “Taru” yang berarti pohon dan “Menyan” yang artinya harum.

3. Pohon yang berusia ribuan tahun
Misteri Taru Menyan, Pohon Ajaib Berusia Ribuan Tahun yang Hanya Bisa  Tumbuh di Bali - Boombastis

Pohon besar yang tumbuh di tengah pemakaman Trunyan itu diperkirakan berusia ribuan tahun, tapi anehnya pohon itu tidak banyak mengalami perubahan.

Masyarakat sekitar percaya, bahwa pohon besar ini dapat menyerap bau busuk dari mayat-mayat yang digeletakkan di bawah pohon besar ini.

4. Ada beberapa syarat untuk bisa dimakamkan disini

6 Fakta Desa Trunyan dan Tradisi Pemakaman Uniknya - Adventure Travel

Penduduk desa Trunya juga memiliki syarat dan ketentuan sendiri untuk pemakaman tersebut.

Jumlah jenazah di atas tanah yang dekat dengan pohon Trunyan tersebut tidak boleh lebih dari 11 jenazah, dan yang diletakkan di sini juga mereka yang meninggal secara wajar dan sudah menikah.

5. Sema Bantas & Sema Muda
Mysteries of Trunyan Village – Bali, Indonesia | Impossible is nothing

Bagi mereka yang meninggal secara tidak wajar seperti kecelakaan, bunuh diri atau membunuh orang, mayatnya tidak boleh diletakkan di dekat pohon Trunyan. Mereka mempunyai tempat sendiri yang diberi nama “Sema Bantas” yaitu khusus bagi mereka yang meninggal secara tidak wajar.

Ada juga “Sema Muda” yaitu tempat pemakaman untuk mereka yang masih bayi atau anak-anak dan warga yang sudah besar dan dewasa tapi belum menikah. Tempat-tempat pemakaman ini sudah dibedakan sesuai dengan kaidah yang berlaku di Desa Trunyan.