Fakta-Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Telah Mendunia

Fakta-Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Telah Mendunia

Fakta-Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Telah Mendunia – Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa, dengan sekitar 500.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana Toraja.

Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa. Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Diperkirakan populasinya sekitar 1 juta jiwa.

Dan yang masih menetap sekitar 50 persennya di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa. Lalu apa sajakah fakta unik tentang Club388 suku Toraja?

1. Upacara pemakaman dengan biaya termahal di dunia
5 Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Mendunia

Suku Toraja masih sangat memegang erat budaya dan adat-istiadat dari nenek moyang mereka. Upacara pemakaman suku Toraja dapat menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah. Dalam setiap upacara pemakaman terdapat tradisi memotong kerbau sebagai hewan kurban. Jumlah kerbau yang dipotong tergantung dari srata jenazah dan sesuai kesepakatan keluarga dari jenazah yang akan dimakamkan.

Upacara pemakaman berlangsung 3 sampai 7 hari sesuai dengan strata sosial dari jenazah, sedangkan jumlah kerbau yang dipotong mulai dari 2 ekor hingga mencapai ratusan ekor.

2. Di Toraja terdapat patung Tuhan Yesus tertinggi ke-2 di dunia
5 Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Mendunia

Di Tana Toraja terdapat “Patung Tuhan Yesus Memberkati” yang tingginya mencapai 40 meter. Ini merupakan patung Tuhan Yesus tertinggi ke-2 di dunia  setelah patung “Kristus Raja di Polandia yang tingginya 52.5 meter.

Patung ini berada di Buntu Burake, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Buntu Burake adalah salah satu wisata religi di Tana Toraja. Dari bukit Buntu Burake kita dapat melihat pemandangan pegunungan yang mengelilinginya dan bisa melihat 2 kabupaten sekaligus. Hal yang tidak kalah menarik adalah terdapat jembatan kaca.

Fasilitas yang ada di Buntu Burake adalah adanya penjual makanan dan minuman, adanya toilet, dan souvenir, serta terdapat beberapa gazebo disekitaran bukit. Apakah kalian tertarik kesana?

3. Kopi Toraja yang terkenal di dunia
5 Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Mendunia

Yang ketiga, Toraja terkenal dengan kopinya yang enak dan aromanya yang harum. Ada dua jenis kopi di Toraja yaitu kopi Robusta dan Arabica. Kopi Toraja jenis robusta dikenal dengan rasanya yang khas, yakni ketika diminum akan terasa pahit namun setelah ditelan pahitnya berkurang dan terasa nikmat. Selain itu ada juga kopi arabica yang tidak kalah enak.

Kopi Toraja sudah tersebar ke berbagai kota di Indonesia bahkan keluar negeri dengan berbagai jenis kemasan yang menarik. Kamu harus coba!

4. Harga kerbau di Toraja sangatlah mahal, hingga 1 milyar rupiah per ekor!
5 Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Mendunia

Toraja tidak pernah bisa dipisahkan dari hewan yang satu ini, bagaimana bisa, kerbau adalah hewan utama yang dipersembahkan sebagai kurban dalam setiap upacara pemakaman di Toraja.

Harga kerbau di Toraja adalah ratusan juta bahkan bisa mencapai 1 milyar rupiah, tergantung jenisnya. Kerbau termahal adalah kerbau jenis Saleko (Tedong Saleko) yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut, badannya bermotif hitam putih, tanduknya berwarna kekuning-kuningan, dan matanya yang khas. Setelah membaca artikel ini apakah kalian tertarik jadi peternak kerbau?

5. Tempat pemakaman yang tidak seperti pada umumnya
5 Fakta Unik tentang Suku Toraja yang Mendunia

Yang terakhir adalah tempat pemakaman di Toraja yang unik. Tdak seperti pada umumnya dimana jenasah dikubur di dalam tanah, Suku Toraja  memiliki cara sendiri dalam memakamkan orang yang telah meninggal.

Saat akan dikubur, jenazah sudah dibuatkan bangunan seperti rumah kecil yang disebut “Patane”. Jenazah akan diletakkan dalam tempat tersebut. Selain itu, ada juga cara lain, yaitu penguburan di liang batu dan di dalam pohon. Jenazah yang dikubur di dalam pohon adalah jenazah bayi yang baru berusia 1 hari hingga 6 bulan.