Berikut Ulasan Seputar Kepercayaan yang Terkenal di Vietnam

Berikut Ulasan Seputar Kepercayaan yang Terkenal di Vietnam

Berikut Ulasan Seputar Kepercayaan yang Terkenal di Vietnam – Keyakinan dan kepercayaan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.

Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. Kita yang hidup di Indonesia pasti gak asing dengan mitos dan takhayul. Misalnya, dilarang duduk di depan pintu karena akan menghalangi jodoh, telapak tangan terasa gatal pertanda akan mendapat rezeki, dan sebagainya.

Ternyata, takhayul seperti ini gak hanya ada di tanah air, lho. Di negara tetangga, tepatnya Vietnam, masyarakatnya juga mempercayai hal seperti ini. Kira-kira seperti apa takhayul yang populer di Vietnam?

1. Dilarang menyapu lantai di Tahun Baru Imlek
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Orang Vietnam percaya menyapu lantai rumah di hari pertama Tahun Baru Imlek sama saja dengan menyapu keberuntunga selama setahun ke depan. Maka dari itu, mereka akan membersihkan seluruh bagian rumah pada beberapa hari sebelum perayaan Imlek.

Dengan begitu, mereka gak perlu lagi mengkhawatirkan kebersihan rumah saat Imlek tiba. Apalagi bila menyapu saja bisa membuang keberuntungan. Wah, gawat dong!

2. Tamu pertama di Tahun Baru Imlek menentukan keberuntungan
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Perayaan Tahun Baru Imlek di Vietnam sangat identik dengan harapan akan datangnya keberuntungan. Mitos yang berkembang juga menyangkut siapa tamu yang akan mengunjungi rumah di hari Imlek.

Untuk mengakalinya, keluarga mengatur rencana sedemikian rupa. Misalnya, salah satu anggota keluarga akan pergi sebentar dan kembali pulang tepat setelah jam 12 malam. Selain itu, ada pula cara meminta salah satu teman yang ia anggap membawa keberuntungan untuk menjadi tamu pertama.

3. Membakar “ghost money”
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Ghost money atau uang hantu adalah istilah untuk uang palsu yang digunakan sebagai persembahan simbolis kepada leluhur yang telah meninggal dunia. Uang dibuat menyerupai Yen Tiongkok, Dong Vietnam, Baht Thailand, atau bahkan Dolar AS yang kemudian dibakar dalam sebuah ritual.

Orang Vietnam percaya leluhur akan menyimpan uang ini di akhirat. Beberapa yang lain bahkan percaya uang ini adalah bentuk pembayaran untuk permohonan mereka yang dikabulkan oleh leluhur.

4. Makan telur bebek untuk membuang sial
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Bila kamu berkunjung ke Vietnam, cobalah cari tahu tentang hột vịt lộn, hidangan berbentuk embrio bebek yang telah dibuahi. Jika diterjemahkan, ‘lộn’ berarti ‘terbalik’.

Orang Vietnam percaya mengonsumsi camilan ini dalam jumlah ganjil dapat membuang sial atau membalikkan kesialan. Jika kamu memakan dalam jumlah genap, misalnya dua butir, maka kesialan yang menimpamu akan berlipat ganda. Wah, jangan sampai, deh!

5. Mitos di masa kehamilan
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Sama seperti di Indonesia, di Vietnam juga banyak mitos dan takhayul tentang ibu hamil. Contohnya, ibu hamil dilarang menghadiri acara pernikahan karena akan membawa nasib buruk bagi kedua mempelai. Ibu hamil juga dilarang menghadiri pemakaman karena akan membuat anaknya kelak menjadi cengeng.

6. Dilarang memanjakan bayi yang baru lahir
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Kehadiran seorang bayi tentunya sangat ditunggu oleh para anggota keluarga. Biasanya, seluruh perhatian akan tertuju pada si kecil. Namun, hal ini gak disarankan di Vietnam.

Orang tua dan keluarga harus menahan diri untuk gak memanjakan si bayi. Sebab,ini bisa membuat roh jahat menjadi cemburu. Akibatnya, ia akan menculik si bayi dari keluarga.

7. Hal yang tidak boleh dilakukan sebelum ujian
7 Mitos dan Takhayul yang Populer di Vietnam, Kamu Pernah Dengar?

Hal lain yang gak kalah menarik adalah mitos dan takhayul terkait siswa yang akan melaksanakan ujian. Orang Vietnam percaya bahwa memotong rambut bisa membuat seseorang hilang ingatan. Itulah sebabnya siswa di sana gak disarankan untuk memotong rambut sehari sebelum ujian.

Siswa di Vietnam juga gak memakan telur beberapa hari sebelum ujian. Bentuk telur yang menyerupai angka nol dipercaya dapat membawa nilai buruk. Sebaliknya, mereka lebih suka mengonsumsi kacang merah karena warnanya yang dianggap membawa keberuntungan. Alasan lain, kacang di dalam bahasa Vietnam disebut “đậu” atau “đỗ” yang merupakan homofon untuk kata “lulus ujian”.

Bukan cuma di Indonesia, masyarakat di negara lain pun juga banyak yang mempercayai mitos dan takhayul. Apakah kamu termasuk yang mempercayainya? Terlepas dari nilai yang kamu pegang, menghargai adat dan tradisi setiap daerah adalah hal mutlak yang harus kita junjung tinggi.

Hubungan antara kepercayaan dengan ilmu pengetahuan terjalin dengan sangat erat. Orang-orang yang berkepercayaan biasanya dalam berargumen berkata bahwa mereka tahu segala mengenai argumentasi. orang-orang yang berkepercayaan bahwa matahari adalah yang maha kuasa akan mengatakan bahwa mereka tahu bahwa matahari adalah yang maha kuasa.

Namun, dalam istilah berkepercayaan dan ilmu pengetahuan yang digunakan oleh penggunaan filsafat akan berbeda. Epistemologi adalah cabang filsafat yang mempelajari ilmu pengetahuan dan berkepercayaan. Sebuah masalah yang besar untuk epistemologi adalah dalam kerangka apa yang diperlukan untuk memiliki pengetahuan.

Dalam sebuah gagasan yang berasal dari dialog Theaetetus oleh Plato, filsafat tradisional telah menetapkan bahwa kebenaran dari berkepercayaan adalah dibenarkan. Hubungan antara berkepercayaan dan ilmu pengetahuan adalah bahwa ilmu pengetahuan adalah bagian dari berkepercayaan jika berkepercayaan itu benar, dan jika berkepercayaan memiliki alasan pembenar (wajar dan harus masuk akal pernyataan/bukti/petunjuk).