Berikut Festival Paling Aneh Yang Sarat akan Kekerasan

Berikut Festival Paling Aneh Yang Sarat akan Kekerasan

Berikut Festival Paling Aneh Yang Sarat akan Kekerasan – Festival Berasal dari bahasa Latin berasal dari kata dasar “festa” atau pesta dalam bahasa Indonesia. Festival biasanya berarti “pesta besar” atau sebuah acara meriah yang diadakan dalam rangka memperingati sesuatu. Atau juga bisa diartikan dengan hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat.

Sering pula disalah artikan dengan kata sayembara atau perlombaan (kompetisi). Festival adalah suatu peristiwa atau kejadian penting, suatu fenomena sosial yang pada hakekatnya dijumpai dalam semua kebudayaan manusia. Ada banyak festival yang aneh di seluruh dunia.

Namun kali ini kita akan fokus pada festival yang mengutamakan kekerasan di dalamnya. Festival-festival yang masuk dalam Daftar Live22 daftar ini adalah yang bisa berisiko mencelakakan para pesertanya. Dilansir Listverse, inilah Para festival paling aneh penuh kekerasan di seluruh dunia.

1. Karnaval Entroido, Spanyol
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Festival ini dilaksanakan di Laza, Spanyol, selama 3 hari. Para pria akan mengenakan topeng kayu dan berkelana di kota sambil membawa cambuk.

Jika kamu terlihat apalagi mendekati mereka, kamu harus siap dicambuk dengan keras.

2. Costwold Olimpick Shin-Kicking, Inggris
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Costwold Olimpick terdiri dari banyak cabang “olahraga”. Namun yang paling populer karena kekerasannya adalah shin-kicking. Di sini mereka harus berhadapan satu lawan satu, saling memegang kencang bahu lawan kemudian menendang dengan keras di bagian anunya. Ngilu ya, membayangkannya? Yang paling lama bertahan adalah yang menang.

3. Agni Keli, India
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Di Mangalore, India, orang akan berkumpul untuk memuja Dewi Durga. Mereka memujanya dengan cara melempar dedaunan palem yang terbakar ke satu sama lain.

Semakin banyak orang yang “tersentuh” daun terbakar tersebut, mereka percaya bahwa Dewi Durga makin bahagia.

4. Rouketopolemos (perang roket), Yunani
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Malam paskah di Vrontados, Yunani bukanlah malam yang damai. Dua gereja yang saling bersaing (Saint Mark dan Panagia Erithiani) selalu berkompetisi selama berabad-abad lamanya. Mereka akan menembakkan kembang api ke arah lawan mereka sampai lonceng di gereja tersebut kena dan berbunyi. Yang menang? Cuma akan dapat rasa senang.

5. Pertarungan jeruk, Italia
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Festival ini dilakukan untuk memperingati revolusi yang dilakukan pada abad ke-12. Tempat pelaksanaannya adalah di Ivrea, Italia.

Berkotak-kotak jeruk akan disiapkan untuk siapapun yang bersedia ikut serta. Kalau kamu gak pernah merasakan dilempar jeruk dengan sangat keras, kamu perlu siap dengan segala memar.

Tahun lalu saja, ada 70 orang yang dirawat karena luka-luka akibat festival ini.

6. Bolas De Fuego, El Savador
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Pada tahun 1658, ledakan gunung El Playon menghancurkan kota Nixapa di El Savador. Akhirnya dibuatlah festival ini tiap 31 Agustus untuk memperingatinya.

Sebanyak 1.500 bola api berukuran buah apel dibuat dan ditendang ke sana kemari oleh para pesertanya. Turis banyak yang menonton di balik para penduduk dengan ketakutan. Ajaibnya, korban luka-luka akibat festival ini hanya sedikit. Tetap saja, mereka korban.

7. Saidai-ji Eyo Hadaka Matsuri (Festival pertarungan para pria telanjang), Jepang
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Festival paling terkenal di Jepang ini diadakan di Kuil Saidaiji, Okayama. Sebenarnya gak ada yang benar-benar telanjang, seluruh 9 ribu peserta pria ini mengenakan balutan kain untuk menutupi alat vitalnya. Yang harus dilakukan adalah pendeta melemparkan tongkat ke kerumunan peserta dan peserta yang “beruntung” mendapatkan tongkat tersebut harus membenamkannya ke kotak berisi beras yang disebut Masu. Terdengar mudah?

Masalahnya untuk bisa melakukannya, harus melewati keganasan peserta lainnya yang berusaha mencegahmu. Parahnya, sudah ada beberapa korban yang meninggal tergencet, akibat berusaha menyelesaikan tantangan tersebut.

8. Festa De Sao Joao Do Porto, Portugal
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Nama resmi festival ini adalah Festival St. John dari Porto. Diadakan setiap tanggal 23 Juni dan menarik para penduduknya ke pusat kota Portugis. Dulunya daun bawang besar digunakan untuk menyambuk kepala setiap pasangan orang yang melakukannya, yang dipercaya bisa meningkatkan performa seksualnya. Kini daun bawang tersebut diganti menjadi palu plastik.

9. Takanakuy, Peru
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Takanakuy kalau diterjemahkan secara kasar artinya adalah “ketika darah sedang mendidih”. Festival ini diadakan di Provinsi Chumbivilcas di Peru, pada hari natal. Penduduk yang berjumlah 300 orang ini akan saling memukul wajah satu sama lain dalam perkelahian yang menjadi bagian acara utamanya. Festival ini mampu menarik sejumlah 3000 turis ke Chumbivilcas.

10. Festival Abare, Jepang
10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Juga dikenal sebagai festival api dan kekerasan. Festival Abare diadakan di Jumat dan Sabtu pertama pada Bulan Juli. Para pria harus tahan dengan panas karena ritual ini banyak melibatkan api dan sake.

Festival ini diadakan sepanjang jalanan Desa Ushitshu dan berakhir di kuil Yasaka.

10 Festival Paling Aneh Penuh Kekerasan di Seluruh Dunia

Pernahkah kamu mengetahui atau melihat salah satu dari festival-festival di atas? Semoga gak akan pernah dilakukan di Indonesia ya. Karena kita merupakan bangsa yang beradab dan menjunjung tinggi norma kemanusiaan.