Berikut adalah Tradisi Mengerikan di Dunia yang Masih Eksis

Berikut adalah Tradisi Mengerikan di Dunia yang Masih Eksis

Berikut adalah Tradisi Mengerikan di Dunia yang Masih Eksis – Tradisi atau  kebiasaan adalah sebuah bentuk perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dengan cara yang sama. Hal ini juga menunjukkan bahwa orang tersebut menyukai perbuatan itu. Kebiasaan yang diulang-ulang ini dilakukan secara terus menerus karena dinilai bermanfaat bagi sekelompok orang, sehingga sekelompok orang tersebut melestarikannya.

Kata “Tradisi” diambil dari bahasa latin “Tradere” yang bermakna mentransmisikan dari satu tangan ke tangan lain untuk dilestarikan. Tradisi secara umum dikenal sebagai suatu bentuk kebiasaan yang memiliki rangkaian peristiwa sejarah kuno.

Setiap tradisi dikembangkan untuk beberapa tujuan, seperti tujuan politis atau tujuan budaya dalam beberapa masa Setiap negara tentu memiliki tradisi yang berbeda-beda hingga menjadi keunikan dari wilayah masing-masing. Tapi kadang ada beberapa bagian dari tradisi itu yang Daftar Live22 bisa dikatakan terlalu kejam kalau dipandang menggunakan nilai moral yang berlaku di zaman modern sekarang ini.

Khitan kaum hawa, suku Sabiny, Uganda
Tradisi Kejam Ini Terjadi pada Para Wanita Suku Pedalaman, dari Yang  Disayat sampai Disetrika - Kwikku

Tradisi khitan untuk perempuan oleh suku Sabiny di negara Uganda ini dilakukan saat dewasa. Para permpuan di sana harus menahan rasa sakit yang luar biasa ketika bagian klitorisnya dipotong sebagian atau malah seluruhnya.

Tujuannya yaitu agar hasrat seksual para perempuan berkurang dan tetap setia pada pasangannya. Mereka percaya, kalau perempuan tersebut sanggup menahan rasa sakit saat dikhitan, maka mereka juga pasti sanggup menahan rasa sakit saat melahirkan kelak.

Memakan jenazah, suku Aghori, India
Mengenal Kaum Aghori, Suku Pemakan Mayat - Eastjourneymagz.com

Ada satu suku di India yang terkenal dengan tradisi ritual memakan jenazah, yaitu suku Aghori. Ketakutan terbesar mereka adalah kematian. Dan mereka percaya, dengan memakan orang mati, sekarat, bahkan yang masih hidup bisa melawan kematian dan berharap mendapat pencerahan.

Jenazah yang dimakan oleh suku ini adalah jenazah yang tidak dikremasi dan dibiarkan mengapung di sungai Gangga.

Memahat gigi, suku Mentawai, Indonesia
Kerik Gigi, Tradisi Menyakitkan & Simbol Kecantikan Suku Mentawai |  kumparan.com

Tradisi mengerikan yang satu ini berasal dari Indonesia, yakni suku Mentawai yang ada di kepulauan Mentawai lepas pantai barat Sumatra. Tradisi yang masih dijaga oleh penduduk suku ini adalah mengukir gigi kaum hawa agar menjadi runcing.

Mereka percaya bahwa wanita bergigi runcing akan terlihat lebih menarik dan memiliki hubungan yang baik antara jiwa dan raga. Gigi setiap wanita akan diamplas menggunakan pisau kasar dan mereka tidak akan mendapatkan obat atau bius selama prosesi.

Makan abu orang mati, suku Yanomami, Venezuela dan Brasil
Makan Abu Mayat Keluarga dan tak Percaya Kematian, Suku Yanomami Terancam  Punah Karena Hal Ini - Halaman 2 - Tribunnews.com

Suku Yanomami merupakan etnis terbesar di Venezuela dan Brasil. Meski mereka sudah tersentuh oleh kehidupan modern, tapi tetap mempertahankan tradisi kuno. Ketika ada satu anggota keluarga yang meninggal, maka tubuh mereka akan dibakar.

Nah, abu bekas pembakaran tersebut kemudian diserahkan pada keluarga untuk dimakan. Budaya memakan jasad orang-orang yang dicintai adalah cara suku Yanomami membagi rasa sayang, memberi penghiburan dan memuliakan keluarga.

Disengat semut paling menyakitkan di dunia, suku Satere Mawe, Brasil
Uji Kedewasaan, Suku Mawe Gunakan Semut Peluru | Kabar6.com

Suku Satere Mawe yang berasal dari Amazon ini punya tradisi unik bagi anak-anak. Terutama anak laki-laki yang sudah menginjak remaja diharuskan untuk memasukkan tangannya ke dalam sarung tangan tenung yang berisi ratusan semut peluru. Semut jenis ini dikenal memiliki sengatan yang paling menyakitkan di alam.

Anak tersebut harus mengenakan sarung tangan berisi semut tadi selama sepuluh menit dan harus melakukannya dua puluh kali selama beberapa bulan.

Melempar bayi, Solapur, India
Tradisi Berbahaya - Makan Mayat Sampai Melempar Bayi, Ini 8 Budaya Paling  Mengerikan di Dunia - Halaman all - Tribun Travel

Setiap tahun di Solapur, India, para orangtua akan berkumpul untuk membuang bayi mereka dari atas ketinggian. Bayi-bayi itu dilempar ke bawah dan akan terjatuh pada kain putih yang dibentangkan dan dipegang oleh beberapa warga setempat.

Tradisi melempar bayi dari ketinggian 25 meter ini sudah berlangsung selama sekitar 500 tahun dan bertujuan untuk menunjukkan kasih sayang mereka. Mereka percaya bahwa tradisi ini akan membawa keberuntungan pada sang bayi.

Menusuk tubuh, Phuket, Thailand
Super Ekstrem, Festival Vegetarian di Thailand Bikin Merinding - Citizen6  Liputan6.com

Di Phuket, Thailand, ada festival vegetarian. Dalam perayaan ini, para peserta diharuskan untuk menusukkan pisau, pedang, paku, dan peralatan aneh lainnya ke pipi mereka hingga tembus. Melalui tradisi ini, mereka percaya bahwa para Dewa memasuki tubuh mereka dan membawa keberuntungan serta melindungi masyarakat dari kejahatan.

Festival Vegetarian di Phuket ini berlangsung setiap tahun di Thailand. Selama periode berlangsungnya festival, orang-orang tidak makan daging dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan mengerikan lainnya.