Beberapa Kepercayaan Tentang Keberadaan Para Manusia Pertama

Beberapa Kepercayaan Tentang Keberadaan Para Manusia Pertama

Beberapa Kepercayaan Tentang Keberadaan Para Manusia Pertama – Pandangan umum dalam agama Abrahamik adalah bahwa Adam dan Hawa merupakan manusia pertama dan semua manusia modern ini merupakan keturunan mereka. Gereja Katolik mengakui Adam dan Hawa sebagai  santo dan santa. Pesta liturgi tradisional untuk Adam dan Hawa dirayakan pada 24 Desember sejak Abad Pertengahan. Islam mengakui Adam sebagai nabi dan termasuk dalam daftar 25 nabi. Al-Asy’ari berpendapat bahwa Hawa adalah seorang nabiah (nabi perempuan).

Beberapa ulama yang mendukung adanya nabiah antara lain Ibnu Hazm, Al-Qurthubi, dan Abu al-Hasan al-Asy’ari. Meski demikian, kebanyakan ulama berpendapat bahwa sebagaimana tidak ada perempuan yang menjadi rasul, maka juga tidak ada perempuan yang diangkat menjadi nabi. Manusia adalah makhluk dengan rasa penasaran yang besar. Sebagai gantinya, dunia ini pun menyimpan banyak misteri. Mengapa bisa begini? Mengapa bisa begitu?

Manusia pun dibuat pusing dengan satu pertanyaan yang sampai sekarang masih dicari jawabannya, yaitu, Secara sains, pertanyaan ini masih membutuhkan IDN Poker777 waktu untuk dijawab, dan jawabannya pun dapat menimbulkan pertentangan. Salah satunya, adalah teori dari Charles Darwin bahwa manusia dulunya berasal adalah kera yang berevolusi. Jika membahas soal asal mula manusia, memang tidak ada habisnya. Namun, berbagai kepercayaan mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut di awal kitabnya.

1. Adam dan Hawa
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Dalam kepercayaan Abrahamik, Adam (אָדָם‎‎‎/آدَم‎) adalah manusia yang diciptakan serupa dengan gambar Allah, langsung oleh tangan Allah sendiri dari tanah di Taman Firdaus. Kemudian, melihat “manusia tidak bisa hidup seorang diri”, maka Allah mengambil tulang rusuk Adam dan membuat Hawa (חַוָּה‎/حَوَّاء‎) sebagai pasangannya.

Dikarenakan memakan buah pengetahuan baik dan jahat yang dilarang oleh Allah, maka Adam dan Hawa diusir dari kemuliaan Taman Firdaus dan harus hidup bersusah payah di Bumi. Mereka kemudian memperanakkan banyak keturunan, yang paling terkenal adalah Kain dan Habel.

2. Fu Xi & Nuwa
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Pada mulanya, Pangu (盘古) bangun dari tidurnya dan memisahkan Langit dari Bumi. Namun, ia kemudian wafat dan abunya berubah menjadi segala objek yang kita lihat dan rasakan sekarang. Selain itu, lahirlah dewi Huaxu (华胥) yang kemudian melahirkan Fu Xi (伏羲) dan Nuwa (女媧), makhluk setengah manusia dan setengah ular.

Fu Xi dan Nuwa tinggal di Gunung Kunlun (sekarang Huashan) dan di sana, mereka membuat manusia pertama. Secara harafiah, mereka mengambil tanah dan membentuknya jadi manusia. Dengan kekuatan ilahi, tanah tersebut berubah jadi manusia. Oleh karena itu, Fu Xi dan Nuwa termasuk dalam “Tiga Maharaja” (三皇).

3. Pandora
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Setelah insiden antara manusia, api, dan titan Prometheus, Raja Dewa Zeus menyuruh Hephaestus untuk menciptakan seorang manusia dari tanah. Setelah diciptakan, para Dewa dan Dewi Olimpus memberikan seluruh kemegahan pada manusia tersebut. Ia kemudian diberi nama Pandora (Πανδώρα) yang berarti “Hadiah” oleh Hermes.

Bersamanya, Pandora membawa sebuah pithos yang berisikan “wabah”. Pandora kemudian menikah dengan Epimetheus, sepupu Prometheus. Padahal, sebelumnya, Prometheus sudah memperingatkan untuk tidak menerima “hadiah” dari Zeus tersebut!

Satu hari pithos tersebut dibuka oleh Pandora, dan wabah pun tersebar ke Bumi, membuktikan hukuman Zeus untuk umat manusia yang mendengarkan Prometheus!

4. Waiwaswata Manu
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Menurut kepercayaan Hindu, Waiwaswata Manu (वैवस्वत मनु) atau Sradadewa (श्राद्धदेव) adalah manusia pertama yang memerintah Kerajaan Dravida. Dikarenakan ia adalah anak dari Dewa Surya atau Wiwaswat, Manu mendapat gelar Waiwaswata. Konon, Manu hidup di masa avatar Matsya, ikan besar yang merupakan jelmaan Batara Wisnu.

Alkisah, Manu menyelamatkan Matsya yang masih kecil. Kemudian, ikan tersebut tumbuh besar hingga memenuhi lautan Bumi! Batara Wisnu kemudian menunjukkan diri kepada Manu dan memperingatkannya tentang banjir yang akan melanda muka Bumi. Jadi, Manu pun membuat sebuah bahtera yang diisi segala hal dari muka Bumi.

Manu kemudian mengikatkan bahtera tersebut pada tanduk Matsya, dan mereka selamat dari banjir tersebut. Perahu tersebut konon surut di atas Pegunungan Malaya. Kisah ini mungkin mengingatkan kita pada Nabi Nuh.

5. Askr & Embla
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Askr dan Embla adalah dua manusia pertama dalam mitologi Nordik. Konon, Dewa Vili, Vé, dan Odin tengah berjalan di sebuah pantai. Saat itu, mereka melihat dua pohon dan memutuskan untuk membentuk sepasang manusia dari kayu pohon-pohon tersebut.

Setelah jadi, para dewa pun memberikan segalanya untuk dua manusia tersebut. Vili memberikan kepada mereka napas kehidupan, Vé memberikan daya gerak dan pikir, dan Odin memberikan bentuk, tutur kata, pendengaran, dan penglihatan. Ketiga dewa tersebut menamai pasangan tersebut Askr dan Embla.

Setelah diberi pakaian, Vili, Vé, dan Odin membawa Askr dan Embla lalu menempatkan mereka di dinding Midgard/Bumi. Askr dan Embla kemudian beranak pinak untuk memenuhi Midgard.

6. Tiki dan Marikoriko
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Menurut mitologi Maori, Dewa Peperangan, Tūmatauenga, menciptakan manusia dan laki-laki pertama, Tiki. Konon, Tiki mencampurkan darahnya dan tanah liat, lalu membentuk para manusia pertama. Namun, tak ada pasangan untuk Tiki.

Tiki pun kesepian. Saat ia melihat bayangannya di air, ia pun jatuh cinta. Namun, saat menggapainya, ia malah tenggelam! Kapok, ia pun tidur di dekat air tersebut. Saat bangun, Tiki melihat bayangannya lagi, dan ia pun segera menceburkan tanah ke air tersebut, dan perempuan pertama pun lahirlah, Marikoriko.

7. Mashya and Mashyana
7 Manusia Pertama dari Berbagai Kepercayaan Terkenal

Menurut kepercayaan Zoroastrianisme atau Majusi, Mashya dan Mashyana adalah pasangan manusia pertama di Bumi. Konon, ciptaan ke-6 dewa Ahura Mazda adalah seekor makhluk buas bernama Gayamarətan. Roh jahat Angra Mainyu ingin menghancurkan segala ciptaan Ahura Mazda.

Jadi, Mainyu mengirimkan Jahi untuk membunuh Gayamarətan. Namun, sebelum Gayamarətan mati, muncul benih yang ditangkap oleh Bulan. Dari benih tersebut, segala makhluk pun lahir. Dari mayat Gayamarətan, tumbuhlah sebuah pohon besar yang jadi asal mula segala tanaman di Bumi

Dan, dari ranting-ranting pohon besar tersebut, muncullah Mashya dan Mashyana. Mashya dan Mashyana kemudian bersumpah membantu Ahura Mazda dengan melahirkan 15 pasang anak yang menjadi nenek moyang dari segala manusia di muka Bumi!

Pada Abad Pencerahan, gagasan mengenai keberadaan manusia sebelum Adam, disebut Pra-Adamit, menantang narasi Alkitab tentang asal-muasal manusia. Pada abad ke-19, gagasan pra-Adamit mulai diterima dengan sifat supremasi kulit putih.

Dikatakan bahwa manusia non-kulit putih bukanlah keturunan Adam, tetapi manusia pra-Adam, sehingga kedudukan mereka lebih rendah dari ras kulit putih. Ilmuwan yang mendukung ini antara lain Charles Caldwell, Josiah C. Nott, dan Samuel G. Morton.

Itulah beberapa manusia pertama dari beberapa kepercayaan terkenal di muka Bumi. Tidak perlu berdebat mempermasalahkan mana yang benar.