Beberapa Hal Terburuk dan Kejam yang Pernah Dilakukan Zeus

Beberapa Hal Terburuk dan Kejam yang Pernah Dilakukan Zeus

Beberapa Hal Terburuk dan Kejam yang Pernah Dilakukan Zeus – Zeus adalah raja para dewa dalam mitologi Yunani. Dalam Theogonia karya Hesiodos, Zeus disebut sebagai “Ayah para Dewa dan manusia”. Zeus tinggal di Gunung Olimpus. Zeus adalah dewa langit dan petir. Simbolnya adalah petir, elang, banteng, dan pohon ek. Zeus sering digambarkan oleh seniman Yunani dalam posisi berdiri dengan tangan memegang petir atau duduk di tahtanya.

Zeus juga dikenal di Romawi Kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin  disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sanskerta disebut Dyaus-pita. Merupakan raja dari semua dewa dan dewi Yunani, Zeus merupakan sosok yang diagungkan. Ia digambarkan sebagai sosok yang kuat, tak terkalahkan, merupakan penguasa untuk para dewa-dewi serta manusia. Di balik citranya yang hebat, ternyata sang dewa langit bukanlah sosok yang sempurna. Di dalam mitologi, semua tindak kekejamannya telah tercatat.

Ia banyak melakukan pembunuhan, penyiksaan, pengkhianatan, hingga pemerkosaan. Korbannya pun berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari manusia, sesama dewa dan dewi, bangsa Titan, hingga anaknya sendiri. Setelah mengetahuinya, kamu mungkin akan berpikir ulang untuk menjadikannya panutanmu.

1. Zeus mengubah istrinya yang sedang hamil menjadi lalat dan melahapnya
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Sebelum menikah dengan Hera, Zeus menjalin hubungan dengan Metis, dewi penasihat dari bangsa Titan. Semua berjalan harmonis sampai akhirnya Zeus mendengar sebuah ramalan yang berbunyi:

“Anak laki-laki yang dikandung oleh Metis akan menjadi sosok yang sangat kuat dan akan mengalahkan Zeus, dengan cara yang sama ketika ia menaklukkan Cronus (ayahnya, raja bangsa Titan),”

Mendengar hal ini, Zeus pun geram. Ia kemudian mengelabui Metis untuk berubah menjadi lalat dan menelannya hidup-hidup. Padahal saat itu sang dewi diketahui tengah mengandung.

Suatu hari, sang dewa tiba-tiba merasakan sakit kepala yang sangat hebat hingga membuatnya berteriak kencang. Para dewa pun segera menghampiri. Hermes kemudian menyarankan agar Hephaestus membuka tengkorak Zeus dengan peralatan yang dimilikinya.

Setelah tengkorak Zeus dibelah, muncullah Athena yang sudah dewasa lengkap dengan baju zirahnya. Ternyata ialah anak yang dikandung oleh Metis. Sayangnya sang ibu sudah tak bisa diselamatkan lagi.

2. Sering mempraktikkan hubungan incest
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Jika kamu sering membaca kisah dewa dan dewi Yunani, kamu tentu tak kaget lagi dengan praktik incest yang mereka lakukan. Salah satu sosok yang sering terlibat dalam hubungan sedarah ini adalah Zeus. Ia bahkan melakukannya saat sudah memiliki istri, yaitu Hera

Praktik incest Zeus yang paling terkenal adalah dengan Demeter, saudara perempuannya sendiri. Awalnya sang dewi panen menolak upaya dewa tersebut. Namun Zeus tak kehabisan akal, ia menyamar menjadi banteng dan dalam wujud tersebut ia memerkosa Demeter. Dari hubungan tersebut, lahirlah Persephone.

Seakan tak cukup, Zeus kemudian jatuh cinta dengan Persephone, anaknya sendiri. Lagi-lagi, ia menyamar menjadi serpent (monster setengah ular setengah manusia) dan memerkosa anaknya tersebut di dalam gua.

3. Merantai Prometheus pada batu dan membiarkan hatinya dimakan elang selamanya
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Zeus juga dikenal sangat kejam dalam memberikan hukuman. Salah satu yang paling tidak manusiawi adalah siksaan yang ia berikan kepada dewa api dari kalangan Titan, yaitu Prometheus.

Kisah ini berawal dari marahnya Zeus saat melihat para manusia hanya mempersembahkan tulang hewan yang dibungkus lemak kepadanya, bukan daging seperti yang ia harapkan. Sebagai hukuman, ia mengambil semua api di muka Bumi sehingga manusia tak bisa masak, menghangatkan diri, dan lain sebagainya.

Melihat hal ini, Prometheus memutuskan untuk mencuri api dari Zeus dan mengembalikannya kepada manusia. Namun ia tertangkap dan menerima hukuman yang sangat buruk.

Dilansir Britannica, Zeus merantai tubuhnya ke atas batu di gunung Caucasus dan mengirimkan elang untuk memakan hatinya. Karena Prometheus seorang dewa yang immortal, hatinya pun tumbuh utuh setiap hari sehingga siksaan itu terus berulang selamanya.

4. Menciptakan Pandora untuk memberi bencana pada manusia
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Berhubungan dengan poin sebelumnya, Zeus masih dendam pada kaum manusia setelah memberikan hukuman pada Prometheus. Ia kemudian menciptakan Pandora, manusia perempuan pertama di Bumi menurut mitologi Yunani, bersama dengan Hephaestus dan Athena.

Zeus memberinya satu sifat utama, yaitu rasa penasaran dan haus ilmu yang besar. Pandora kemudian diberikan kepada Epimetheus, saudara laki-laki Prometheus untuk menjadi istrinya. Pandora tak datang sendirian, ia juga diberi sebuah kotak indah oleh Zeus.

Kotak tersebut tak boleh dibuka. Namun karena rasa ingin tahunya yang tinggi, Pandora melanggar ketentuan itu dan akhirnya melepaskan semua hal buruk ke seluruh Bumi. Mulai dari penyakit hingga arwah jahat. Ternyata hal ini telah direncanakan oleh Zeus dan dewa-dewi lainnya. Mereka sengaja menciptakan Pandora sebagai perantara untuk memberikan masalah di Bumi.

5. Zeus sering memerkosa perempuan yang ia sukai
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Sang raja para dewa juga dikenal sering melakukan tindakan asusila, yaitu memerkosa setiap perempuan yang mencuri perhatiannya. Padahal ia sudah memiliki istri yang hebat dan setia seperti Hera.

Saking banyaknya, korban pemerkosaan Zeus bahkan sulit dihitung. Beberapa di antaranya adalah Europa, Danae, Persephone, Demeter, Leda, Callisto, Nemesis, dan masih banyak lagi. Hal ini semakin mengerikan ketika kita tahu bahwa ia sering melakukannya sambil menyamar menjadi hewan, monster, hingga dewa atau dewi lain.

Contohnya, ia pernah mengubah dirinya menjadi banteng putih untuk menculik Europa dan memaksanya berhubungan badan di Pulau Kreta. Dalam kisah lain, ia juga menyamar menjadi Artemis atau Apollo untuk mengelabui Callisto.

6. Menghukum Atlas untuk mengangkat langit selamanya

Setelah menaklukkan bangsa Titan, Zeus melemparkan mereka semua yang dianggap berkhianat ke Tartarus, penjara terdalam di Dunia Bawah. Akan tetapi, ia memberikan pengecualian pada Atlas.

Zeus membuat Atlas menyanggah langit atau surga di atas pundaknya selamanya. Ia tidak bisa melepaskan beban tersebut kecuali ada orang lain yang bersedia menggantikannya, dan itu adalah hal yang tidak mungkin terjadi.

7. Zeus menghukum Ixion untuk berputar selamanya di roda yang terbakar
7 Bukti kejamnya Dewa Zeus, Membunuh dan Tindak Asusila

Dilansir Ranker, suatu hari Zeus berbaik hati untuk mengundang Ixion ke Olympus. Ia merupakan raja dari Lapiths, bangsa tertua dari Thessaly, Yunani. Semuanya berjalan dengan lancar sampai Ixion tampak tertarik dan merayu Hera, istri Zeus.

Melihat ini, Zeus pun geram. Namun alih-alih mengembalikannya ke Bumi, ia membuat sosok tiruan Hera dari awan. Ixion menyangka itu merupakan sosok dewi pujaan dan berhubungan badan dengannya.

Dari sana, lahirlah monster bernama Centaurus yang bertubuh setengah kuda dan setengah manusia. Ixion kemudian disambar oleh petir Zeus dan terikat pada roda yang terbakar selamanya.

Zeus adalah anak dari Kronos dan Rea, disebut juga Kronide, dan merupakan yang termuda di antara saudara-saudaranya. Zeus menikah dengan kakak perempuannya, Hera yang menjadi dewi penikahan.

Zeus terkenal karena hubungannya dengan banyak wanita dan memiliki banyak anak. Anak-anaknya antara lain Athena, Apollo dan Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hefaistos, Persefon, Dionisos, Perseus, Herakles, Helene, Minos, dan Mousai