Beberapa Dongeng Horror yang Plaing Seram untuk Dibaca

Beberapa Dongeng Horror yang Plaing Seram untuk Dibaca

Beberapa Dongeng Horror yang Plaing Seram untuk Dibaca – Dongeng adalah salah satu cerita rakyat (folktale) yang cukup beragam cakupannya serta berasal dari berbagai kelompok etnis, masyarakat, atau daerah tertentu di berbagai belahan dunia. Nyatanya, ada banyak banget dongeng horor paling menyeramkan yang ada di dunia ini loh

Pada mulanya dongeng berkaitan dengan kepercayaan masyarakat primitif terhadap sesuatu yang bersifat supranatural dan mengimplementasikannya dalam kehidupan manusia, seperti animisme, dinamisme dan lain-lain. Saking menyeramkannya, dongeng horor ini enggak cocok untuk dibaca sebelum tidur.

Istilah dongeng dapat dipahami sebagai cerita yang tidak benar-benar terjadi dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal atau fantasi. Nah, daftar ini akan membahas tiga dongeng horor menyeramkan yang enggak cocok banget buat dibaca sebelum tidur. Apa saja?

1. Gadis Angsa
Angsa Dan Gadis Di Bawah Bulan gambar unduh gratis_ Ilustrasi  400104686_Format gambar PSD_lovepik.com

Mari kita mulai daftar ini dengan salah satu dongeng terkenal dari kumpulan dongeng Grimm bersaudara yang mendominasi daftar ini. Alkisah ada seorang ratu yang mengirim putrinya untuk menikahi pangeran di negeri yang jauh.

Seperti halnya ibu yang baik, dia membuat “pesona” dari darahnya sendiri untuk melindungi putrinya, lalu mengirimnya bersama seorang pelayan dan kuda yang dapat berbicara, Falada. Sayangnya saat sedang minum, pesona yang diberikan ibunya jatuh ke sungai.

Melihat putri tersebut tanpa perlindungan, pelayan itu pun mengkhianatinya, lalu memaksanya untuk bertukar pakaian dan mengambil Falada.

Suatu hari, seorang bocah bernama Conrad memberi tahu raja tentang gadis aneh yang berbicara dengan tengkorak kuda dan dapat mengendalikan cuaca.

Raja pun penasaran dan memohon sang putri untuk menceritakan kisahnya, tetapi sang putri tidak mau menjawabnya.

Sang raja, yang semakin penasaran, menyarankannya agar “curhat” dengan kompor, tetapi diam-diam menguping dan akhirnya mengetahui keseluruhan ceritanya.

Sang raja kemudian menjodohkan putranya dengan sang putri sungguhan dan menyuruh si pelayan telanjang, memasukkannya ke dalam tong berduri lalu menyeretnya keliling kota sampai meninggal.

2. The Handless Maiden
The Handless Maiden: Healing a Dark Night of the Soul – Jessica Davidson

Diambil dari kumpulan kisah Grimm bersaudara, kisah berdarah ini bermula saat seorang tukang giling bertemu dengan seorang pria tua di hutan.

Singkat cerita, pria tua itu menawari si tukang giling semua kekayaan di dunia dengan imbalan apa pun yang berada di belakang gilingannya.

Namun ketika si tukang giling kembali ke rumah, ia kaget sangat mengetahui kalau putrinya sedang berdiri di bawah pohon apel.

Ternyata, sosok pria tua itu adalah Iblis, dan ketika ia kembali putri si tukang giling sengaja membuat dirinya suci agar tidak dapat disentuh olehnya.

Raja pun kepincut saat melihatnya dan langsung menikahi sang gadis, lalu membuatkan sepasang tangan perak untuknya.

Iblis yang masih geram karena tidak mendapatkan gadis itu mulai merencanakan hal yang busuk. Ia pun memalsukan surat dari raja yang sedang pergi berperang, memerintahkan ibunya untuk membunuh istri dan anak mereka.

Raja pun patah hati dan berjanji untuk tidak makan atau minum sampai dia menemukan istri dan anaknya yang hilang.

Walau butuh waktu tujuh tahun, akhirnya sang raja menemukan istrinya di sebuah pondok kecil dekat istana, meskipun pada awalnya tidak mengenalinya karena tangan asli istrinya tumbuh kembali sejak pergi dari istana.

3. Fitcher’s Bird
Fitcher's Bird – One-Eleven Books2

Fitcher’s Bird menceritakan seorang pengemis yang suka menculik gadis-gadis muda. Ketika sedang mengunjungi rumah yang dihuni tiga saudara perempuan, ia membujuk yang tertua untuk mengizinkannya masuk.

Pengemis pun membawanya pergi ke rumah emasnya, di mana dia berjanji untuk memberikan semua yang diinginkannya jika dia tinggal dan menjadi istrinya.

Kemudian, pengemis itu pergi dan memberinya sebutir telur, menyuruh gadis itu untuk menjaga dan melarangnya memasuki ruangan tertentu.

Setelah dia pergi, gadis itu penasaran dan mulai memasuki ruangan terlarang. Di sana, dia menemukan sebuah baskom berisi darah dan sisa-sisa gadis yang sudah dimutilasi.

Karena takut, gadis itu menjatuhkan telur, membuatnya berlumuran darah sampai ia tidak dapat membersihkannya.

Ketika pengemis itu kembali dan melihat telur yang berdarah, dia langsung menyeret gadis itu ke ruang terlarang dan memotongnya.

Dia kemudian kembali ke rumah dan menculik saudari berikutnya — yang mengalami nasib yang sama. Akhirnya, ia kembali untuk menculik yang termuda.

Curiga namun hati-hati, si bungsu menyembunyikan telur sebelum memasuki ruang terlarang. Di sana ia menemukan mayat kedua saudarinya yang terpotong-potong, dengan cepat menyatukan kembali potongan-potongan tersebut lalu membangkitkannya kembali.